Di panggung terbuka di depan angkul-angkul (gapura Bali),
lima anak perempuan menari dengan gerakan-gerakan gemulai dan ritmis,
diiringi seruling dan gamelan yang mendayu-dayu. Mereka menarikan
Condong dan Kakan-Kakan sambil saling sapa, menyambut kedatangan Galuh.
Kemudian Galuh tampil dengan tari yang halus, luwes, lembut, dan
berdialog dengan bahasa Kawi (Jawa Kuno), menceritakan situasi dan
kondisi di sekitarnya. Para penari kemudian keluar dari panggung.
“MISTIK” you all know what it is mystery, and it's always more we find that is always on the hook Historia pautkan to things that are always full of mystical intrigue that has never been a secret revealed,,,, like Lagenda, myth, superstition, symbol etc,,, , which are always in contact with the occult and mystical always real and that fall somewhere in between,,,, if you like things that are yet to be revealed
Laman
to night
Aku adalah binatang jalang yang menghembuskan angin kedinginan , apa pun bisa aku lakukan jika aku lakukan, biarkan Hayal mu melambung menikmati sesasi lambda yang membuatmu menembus batas fatamorgana, bangun ketika kau mulai lelah dengan semua, bakarlah dinding-dinding yang membuat kau tidak punya waktu untuk membuka sensasi lambda, masih ingatkah kita pernah bercerita tentang puncak-puncak lambda pada ketinggian 200Hz, aku telah menemukan seluk beluk lambda dan bersama-sama menembus batas batas normal, yang akan membuka tabir mimpi yang menjadi kenyataan bahwa aku lambda yang membagunkan dengan kenyataan, wujud nyata, ilusi maya,melayang membuka tabir biru untuk menjadi lambda
Sabtu, 24 Maret 2012
Di Tangan Anak-anak, Gambuh Kembali Menggeliat
Di panggung terbuka di depan angkul-angkul (gapura Bali),
lima anak perempuan menari dengan gerakan-gerakan gemulai dan ritmis,
diiringi seruling dan gamelan yang mendayu-dayu. Mereka menarikan
Condong dan Kakan-Kakan sambil saling sapa, menyambut kedatangan Galuh.
Kemudian Galuh tampil dengan tari yang halus, luwes, lembut, dan
berdialog dengan bahasa Kawi (Jawa Kuno), menceritakan situasi dan
kondisi di sekitarnya. Para penari kemudian keluar dari panggung.
Tidak ada komentar:
Poskan Komentar
terima kasih telah berkunjung semoga bermanfaat