Laman

to night

Aku adalah binatang jalang yang menghembuskan angin kedinginan. apa pun bisa kita lakukan, biarkan Hayal mu melambung tinggi menikmati sensasi lambda sehingga hayalmu menembus batas, bangun ketika kau mulai lelah akan semua, bakarlah dinding-dinding yang membuatmu tidak mempunyai waktu untuk membuka sensasi Lamda. masih ingatkah kita pernah bercerita tentang puncuk-puncuk lambda di ketinggian 200Hez aku telah menemukan seluk beluk lambda. Mari bersama menembus batas normal, yang akan membuka tabir mimpi menjadi kenyataan. aku lambda yang membagunkan dengan Argumentum ad populum, wujud nyata, ilusi, melayang maya membuka tabir biru menjadi sir Lamda






Sunday, February 12, 2012

“ surat cinta ogut jaman dulu”

 
“ surat cinta ogut jaman dulu”
Dengan kasih dan sayang mu, biarkan air itu tumpah ketanah dia akan meresap melalui akar, bakarkan aku segunung buhur mahgribi biarkan aromanya menyebar ke penjuru bumi, hiasilah seluruh langit ini permata biar semua orang berdecak kagum padanya.dengarkanlah aku ya bumi, aku berpijak pada mu dengan kelembutan hati, kabarkanlah kepada batu itu, seberapa kerasnya karang di tepi jurang, seberapa tajamnya mereka di dalam sana, seberapa sanggup mereka dapat mengoyakan tubuh ini, seberapa sanggup mereka menyayati tubuh ini, seberapa dasyatnya mereka menghancurkan tubuh ini bila kujatuhkan ke sana,,,,,

lihatlah gunung yang menjulang tinggi, setinggi apa tubuhmu  hingga di tutupi awan, masih adakah kelembutan yang tersisa sehinga kau hanya menampakan ke kokohan dirimu, masih adakah api yang berkobar-kobar di dalam dirimu. dengarkan aku dengan lembut ya rohman engkau yang menguasai segala jiwa yang terpendam dan yang tak nampak di pandang mata, engkaulah yang sanggup menjadikan karang itu lembut seperti kapas, engkau lah yang sanggup menjadikan seribu gunung itu berterbangan seperti anai-anai yang di tiupkan di atas bantal, aku cuma memohonkan kepadamu jiwa yang didalam zirah baja itu lembut seperti air yang mengalir di bawah mimbarnya sulaeiman.
“ surat cinta ogut jaman dulu”

engkau telah menceritakan betapa lembutnya suling kekasihmu baginda daut, yang bila di bunyikan sekali setengah penduduk bumi mu ini menggelepar binasa karena cinta, dan tampa mereka sadari mereka telah tiba di hadiratmu dengan satu tarikan napas, ya kekasih hati ku yang paling dalam, bakarlah aku dengan cintamu yang panas itu, berikanlah aku harapan istana cintamu yang terbuat dari merahnya batu marjan, biarkanlah hati ini menjadi hijau seperti batu jambrut dan safir yang mendingin walaupun membeku, tundukanlah hati ini dengan cinta mu, janganlah kau biarkan hatimu setajam karang yang melukai itu, berikan lah kelembutan mu yang mendingikan hati seperti awan yang menyelimuti gunung,perlihatkanlah telaga yang menyegarkan itu, aku sangat haus karena terbakar cinta mu,berikanlah aku kasih dan sayang,,,,dari balik kesombangan dan keangkuhan jiwa aku mohon kedekatan hati ini selalu dalam pelukan mu. wasalam

No comments:

Post a Comment

terima kasih telah berkunjung semoga bermanfaat