Laman

to night

Aku adalah binatang jalang yang menghembuskan angin kedinginan. apa pun bisa kita lakukan, biarkan Hayal mu melambung tinggi menikmati sensasi lambda sehingga hayalmu menembus batas, bangun ketika kau mulai lelah akan semua, bakarlah dinding-dinding yang membuatmu tidak mempunyai waktu untuk membuka sensasi Lamda. masih ingatkah kita pernah bercerita tentang puncuk-puncuk lambda di ketinggian 200Hez aku telah menemukan seluk beluk lambda. Mari bersama menembus batas normal, yang akan membuka tabir mimpi menjadi kenyataan. aku lambda yang membagunkan dengan Argumentum ad populum, wujud nyata, ilusi, melayang maya membuka tabir biru menjadi sir Lamda






Monday, August 22, 2011

Heboh Lukisan Bung Karno Bisa Hidup


Lukisan Bung Karno
Lukisan Bung KarnoLukisan dengan obyek figur Bung Karno yang ada di Museum Bung Karno,  menurut sejumlah kesaksian tampak hidup. Konon, ini bisa dilihat di bagian dadanya yang tampak berdetak layaknya orang yang sedang bernafas. Padahal, ketika masih berada di Istana Bogor, lukisan ini tak menampakkan fenomena keganjilan apapun. Lalu, fenomena apa sebenarnya yang terjadi pada lukisan bergambar tokoh proklamator ini?
Di sisi selatan makam Ir. Sukarno di Blitar, Jawa Timur, ada sebuah museum yang lebih dikenal dengan nama Museum Bung Karno. Lokasi museum ini, tepat berhadap-hadapan dengan makam sang Proklamator.
Sebagai museum yang identik dengan Bung Karno, seluruh museum ini berisi barang-barang yang semua ada kaitannya dengan presiden RI pertama tersebut. Mulai dari uang kuno bergambar Bung Karno yang dapat kembali dengan sendiri ketika digulung, buku-buku milik Bung Karno, foto-foto kegiatan suami Fatmawati ini ketika masih menjadi presiden, serta sebuah bendera kuno yang terbuat dari kain penutup dada Fatmawati yang pernah di kibarkan pada tanggal 16 Agustus 1945 di Rengasdengklok.
Salah satu koleksinya termasuk pula sebuah tas koper besar dari kulit yang selalu dibawa oleh Bung Karno ketika keluar masuk penjara, atau ketika ayah kandung Megawati ini belum menjadi presiden. Disamping itu masih banyak lagi barang-barang milik Bung Karno yang dipamerkan di dalam museum ini.
Selain benda-benda yang mempunyai nilai sejarah yang erat kaitannya dengan Bung Karno, di museum yang tak pernah sepi oleh pengunjung ini, juga terdapat sebuah lukisan besar dengan ukuran 150 cm x 175 cm yang bergambar Bung Karno. Keanehan pada lukisan ini, menurut sejumlah orang yang pernah melihatnya adalah tampak hidup. Konon, siapapun yang melihat lukisan ini sambil memusatkan konsentrasi serta pandangan terarah penuh di bagian jantung Bung Karno pada lukisan ini, maka seketika tampak bergerak, seolah berdetak seperti layaknya orang yang sedang bernafas. Padahal, lukisan bergambar Bung Karno yang sedang menggunakan jas serta berkopiah ini, menurut salah satu penjaga museum bernama Tanwir, 36 tahun, tergolong lukisan baru.
Menurut keterangan Tanwir, gambar Bung Karno yang dilukis di atas kanvas ini, dilukis oleh IB Said pada tahun 2001 yang lalu. Seterusnya, setelah diserahkan kepada keluarga sang proklamator yang meninggal 21 Juni 1970 ini, disimpan di Istana Bogor. Namun tiga tahun setelah disimpan di Istana Bogor, lukisan bergambar lelaki gagah yang lahir 6 Juni 1901 ini, oleh pihak keluarga kemudian dibawa ke Blitar dan disimpan di museum Bung Karno.
Sejak disimpan di Museum Bung Karno, lukisan bergambar putra pasangan suami isteri R. Sukeni Sosrodiharjo dan Ny. Ida Ayu Nyoman Rai ini tampak hidup. Fonemena ini untuk pertama kalinya terjadi ketika perayaan Haul Bung Karno di tahun 2004 yang silam. Ketika itu, banyak pengunjung heboh karena menyaksikan lukisan seperti hidup.
Sejak saat itu, setiap kali ada pengunjung yang masuk museum ini, lukisan ini menjadi obyek yang kali pertama menjadi perhatian mereka. Lebih-lebih lagi, lukisan bergambar tokoh yang makamnya diapit oleh kedua orang tuanya ini, diletakkan tepat di depan setelah pintu masuk.
Lalu, fenomena apa sebenarnya yang terjadi pada lukisan ini?
Menurut penjaga museum Tanwir, sebagaimana cerita orang-orang linuwih yang pernah melakukan tirakat di depan lukisan ini, konon lukisan itu memang ada khodamnya. Menurut Tanwir, khodam lukisan adalah salah satu makhluk halus dari Gunung Kelud yang selalu mengawal Bung Karno ketika sang proklamator ini masih hidup.
Agaknya, setelah Bung Karno meninggal, sosok gaib ini tetap menjadi pengawal setia dan menetap di sekitar makam sang Proklamator. Karena itulah, mengapa lukisan ini baru menunjukkan fenomena setelah dipindah dari istana Bogor ke museum Bung Karno di Blitar.
“Yang jelas, menurut beberapa orang paranormal serta Kyai yang pernah mendeteksi lukisan ini, katanya memang ada sosok mantan pengawal Bung Karno yang sekarang menjadi khodam lukisan ini,” jelas Tanwir kepada Misteri.
Masih menurut pria yang asli Makasar ini, dulu sebelum lukisan ini berada di Museum Karno, sosok gaib khodam tersebut tinggal di sekitar makam sang proklamator. Namun tak jelas di sisi sebelah mana. Tapi yang jelas, berada di dalam komplek makam Bung Karno. Dan setelah lukisan itu berada di museum, mantan pengawal gaib Bung Karno dari Gunung Kelud ini, menghuni lukisan tersebut. Karena itula, menurut Tanwir, kemudian lukisan itu tampak hidup seperti orang yang sedang bernafas.
“Saya bukan supranaturalis, tapi keterangan seperti itu saya dapat dari para orang linuwih yang pernah datang ke sini. Termasuk orang linuwih dari luar Jawa. Dan rata-rata, hasil pendeteksian mereka sama,” papar Tanwir dengan nada serius.
Lalu, bagaimana sosok yang disebut-sebut berasal dari Gunung Kelud ini bisa menjadi pengawal Bung Karno ketika masih hidup dan kemudian tetap setia menunggui tuannya walau sudah wafat?
Sebagaimana cerita Tanwir yang didapat dari para spiritualis yang pernah melakukan pendeteksian dan mampu melakukan komunikasi dengan sosok gaib penghuni lukisan ini, bahwa sebagaimana telah banyak diketahui oleh publik, ketika masih hidup, Bung Karno merupakan orang yang suka melakukan meditasi atau ritual di tempat-tempat keramat. Salah satu tempat yang pernah digunakan Bung Karno untuk melakukan ritual adalah sebuah tempat keramat di Gunung Kelud yang menjadi perbatasan antara wilayah Kabupaten Blitar dan Kediri, yang kini hanya berjarak sekitar 20 km dari makamnya.
Pada saat melakukan ritual inilah, ada sosok makhluk halus yang berusaha menggoda Bung Karno. Namun sang proklamator yang kenyang makan asam garamnya penjara di zaman Belanda ini, tak terpengaruh oleh godaan makhluk halus yang berusaha menggagalkan meditasinya.
Karena digoda tak mempan, kemudian sosok makhluk yang dikenal dengan nama Jatoro Suro ini, berusaha menyerang Bung Karno. Karena diserang, tokoh yang selalu membawa tongkat komando ketika masih menjadi presiden ini kemudian melawannya.
Dalam pertempuran yang sebenarnya terjadi di alam gaib ini, Jatoro Suro berhasil dikalahkan oleh Bung Karno. Karena sudah takluk, kemudian sosok ini menyerahkan seluruh jiwa raganya untuk mengabdi kepada Bung Karno.
Sejak saat itu, Jatoro Suro menjadi pengawal setia Bung Karno yang berasal dari makhluk halus. Bahkan mungkin satu-satunya pengawal dari alam gaib. Kesetiaan Jotoro Suro kepada Bung Karno, tak hanya sebatas ketika tokoh proklamator ini berada di pulau Jawa. Saat Bung Karno berada di pengasingan karena ditangkap oleh Belanda, sosok lelembut ini masih setia menjadi pengawal. Termasuk saat Bung Karno diasingkan ke Ende, Flores.
Tak hanya sampai di situ kesetiaan Jotoro Suro, setelah menjadi taklukkan Bung Karno. Pasalnya, saaat Bung Karno menjelang ajal, lelembut sakti dari Gunung Kelud ini masih setia mendampingnya. Bahkan hingga Bung Karno wafat. Karena kesetiaannya terhadap orang yang pernah menaklukkan dirinya, setelah Bung Karno wafat, Jatoro Suro kemudian memilih menetap di komplek makam Bung Karno.
Bahkan disebut-sebut, setelah Bung Karno wafat, sosok Jotoro Suro mampu merubah wujudnya menjadi Bung Karno. Karena itu, setelah lukisan yang benar-benar mirip Bung Karno itu dipindah dari istana Bogor ke museum Bung Karno di Blitar, kemudian Jotoro Suro memilih menjadi penghuni gaib lukisan tersebut.
“Kalau cerita yang saya dapat dari para spiritualis luar kota dan seorang Kyai dari Malang yang mampu berkomunikasi dengan sosok makhluk halus penghuni lukisan ini, cerita asal-usulnya ya seperti itu. Mengenai kebenarannya saya kurang tahu. Namun yang jelas, detak atau gerakan di lukisan ini, tanpa rekayasa. Ini asli fenomena gaib,” pungkas Tanwir mengakhiri ceritanya.

Legenda Keris Nagasasra


Keris Nagasasra sangat terkenal dalam cerita dan budaya masyarakat Tanah Jawa.
Dalam dunia Perdhuwungan, keris ini adalah salah satu dari dapur (bentuk) keris luk 13 yang paling kesohor.
Ricikan yang lain terdapat pada keris berdapur Nagasasra adalah kruwingan, greneng, dan ripandan. Sebagian besar Nagasasra dihias dengan  tinatah emas sehingga penampilannya terkesan megah, mewah, indah dan berwibawa. Terutama bila keris ini dimiliki oleh golongna  masyarakat yang sudah mukti kehidupan sosialnya.
Adapun mahkota naga pada keris Nagasasra ada 2 macam yaitu yang berbentuk seperti mahkota topong, yang dikenakan tokoh wayang Adipati Karno, dan satunya berbentuk mahkota seperti Prabu Kresna.
Selain berluk 13, ada juga yang berluk 11, 9, dan 7. Sebab itulah kalau kita menyebut Keris Nagasasra harus disertai keterangan luknya.
Sebagian keris Nagasasra juga terdapat bola kecil yang terbuat dari emas atau berlian pada moncong mulutnya. Butiran ini berguna untuk meredam sifat galak dan panas pada tuah keris. Apabila situasi gawat misalnya terjadi rusuh atau perang, maka butiran berlian yang menyumpal mulut naga tersebut bisa dicopot tentunya dengan cara yang ‘magis’ pula.
Itulah makanya keris naga dan kerabatnya (Naga Pasa, Naga Siluman, Nagaraja, dsb) tuahnya tidak jauh dari kewibawaan , kederajatan, kepemimpinan dan kekuasaan.
Alkisah menurut legenda, keris Nagasasra luk 13 tinatah emas dibuat pada zaman Majapahit masa pemerintahan Prabu Brawijaya IV (1466-1478). Pembuatnya adalah Empu Supo Mandrangi.
Konon keberadaan Keris Nagasasra tersebut hingga kini masih diliputi misteri. Ada yang percaya disimpan di Keraton Yogyakarta Hadiningrat, sementara versi lain menyebutkan, keris Nagasasra adalah pusaka kerajaan Majapahit. Keris tersebut hingga kini tetap terpelihara denga baik oleh para ahli warisnya secara turun temurun.
Seperti yang dialami Penulis, entah bagaimana ceritanya sampai ada yang tahu tentang keberadaan Keris Nagasasra yang saya miliki. Dengan berbagai cara mereka, para caleg sewaktu Pemilu Legislatif 2009 berebut untuk mendapatkan tuah dari keris yang saya miliki, baik dengan meminum air bekas celupannya, meminjam bahkan sampai ada orang kaya yang nekad mau membeli dengan harga paling tinggi 5 M. Ini semua mereka lakukan tentu demi menggapai sebuah cita-cita: Kekuasaan.
Dari sisi spiritual supranatural hal tersebut bisa dimaklumi sebab keris Nagasasra memiliki kehebatan magis yang luar biasa, disamping untuk kewibawaan juga untuk melanggengkan kekuasaan. Prediksi awal spiritual menyebutkan siapapun yang berniat mencalonkan diri menjadi pemimpin baik caleg atau bahkan Presiden sekalipun haruslah menguasai terlebih dulu piandel Keris Nagasasra. Sedang dari sudut pandang sejarah Keris Nagasasra memiliki sejarah yang panjang dan memiliki relevansi kekuasaan sepanjang zaman, sebab selama berabad-abad lamanya keris Nagasasra dijadikan pancer kerajaan, bahkan ketika negara telah berubah bentuk menjadi Republik sekalipun.
Akankah keris Nagasasra akan dimiliki oleh orang yang cocok dan tepat untuk memimpin negara tercinta ini? Wallahu’alam Bissawab…!

AMALAN DOA MENARIK REZEKI / menarik barang

Cara mengamalkannya:

1.                            Malam hari setelah shalat Isya’ atau lebih baik lagi pada tengah malam, lakukanlah salat hajat 2 rakaat atau 4 rakaat.

2.                            Bacalah salawat nabi ini sebanyak 1000x: ASSHOLATU WASSALAMU ‘ALAIKA WA AALIKA YA SAYIDI,
YA ROSULALLAH, AGITSNI SARI’AN BI’IZZATILLAH.
(Artinya: Rahmat serta keselamatan semoga tetap uhtukmu dan keluargamu, wahai junjungan kami, wahai utusan Allah, tolonglah aku segera dengan kemuliaan Allah).

3.                            Setelah itu bacalah doa ini dengan penuh kekhusukan sebanyak 7 kali atau lebih (Sebaiknya hitungan ganjil, karena Allah menyukai yang ganjil): BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM. ALLAAHUMMA ROBBANAA ANZIL ‘ALAINA MAA IDATAM MINAS SAMAAI TAKUUNA ‘IIDAN LI-AWWLAINAA WA AAKHIRINAA WA AAYATAN MINKA WARZUQNAA WA ANTA KHOIRUR ROOZIQIIN, ALLOOHUMMA IN KAANA
RIZQUNAA FIS SAMAA-I FA ANZILHU WA IN KAANA FIL MAAI WAL BAHRI FA ATHLFHU WA IN KAANA RIZQUNAA BA’IIDAN FAQORRIBHU WA INKAANA RIZQUNAA QOLIILAN FA AKTSIRHU WA IN KAANA RIZQUNAA
‘AASIRON FAYASSIRHU LANAA WALTANQULNAA ILAIHI HAITSU MAA KAANA BIFADHLIKA WUJUUDIKA WA-KAROMIKA BIROHMATIKA YAA ARHAMARROOHIMIIN.
(Artinya: “Ya, Tuhan kami, turunkanlah atas kami makanan dari langit di mana (makanan itu) menjadi hari raya bagi orang-orangyang mendahului dan mengakhiri kami, serta menjadi bukti dari-Mu. Engkau adalah sebaik-baik Dzat yang memberi rezki. Ya, Allah, apabila rezki kami berada di atas langit maka turunkanlah ia untukkami; dan apabila berada diperut bumi maka keluarkanlah ia untuk kami; dan apabila berada di dalam air atau di dasar lautan maka munculkan-lah ia untuk kami; dan apabila rezki kami itu jauh, maka dekatkanlah; apabila rezki kami itu sedikit maka perbanyaklah; dan apabila rezki kami itu sulit, maka mudahkanlah untukkami. Dan hendaknyamemboyongkami kepada rezki tersebut di mana ia berada, dengan kemurahan dan kemuliaan-Mu serta rahmat-Mu w.ahai dzat yang paling penyayang).

Lakukanlah Amalan Doa Maha Rezeki ini setiap hari secara tekun dan rutin sampai Anda benar-benar mendapat pertolongan Allah. Doa ini juga baik diamalkan ketika Anda sudah sukses. Insya Allah Anda tidak akan kembali terpuruk dalam kesulitan ekonomi.

Demikian panduan amalan Doa Maha Rezeki, semoga Mbak senantiasa mendapatkan pertolongan dari Allah. Khusus mengenai suami, saran saya bertawakallah kepada Allah. Sepertinya sulit untuk berharap dia akan kembali. Semoga bermanfaat…!

Legenda Keris Nagasasra

Keris Nagasasra sangat terkenal dalam cerita dan budaya masyarakat Tanah Jawa.
Dalam dunia Perdhuwungan, keris ini adalah salah satu dari dapur (bentuk) keris luk 13 yang paling kesohor.
Ricikan yang lain terdapat pada keris berdapur Nagasasra adalah kruwingan, greneng, dan ripandan. Sebagian besar Nagasasra dihias dengan  tinatah emas sehingga penampilannya terkesan megah, mewah, indah dan berwibawa. Terutama bila keris ini dimiliki oleh golongna  masyarakat yang sudah mukti kehidupan sosialnya.
Adapun mahkota naga pada keris Nagasasra ada 2 macam yaitu yang berbentuk seperti mahkota topong, yang dikenakan tokoh wayang Adipati Karno, dan satunya berbentuk mahkota seperti Prabu Kresna.
Selain berluk 13, ada juga yang berluk 11, 9, dan 7. Sebab itulah kalau kita menyebut Keris Nagasasra harus disertai keterangan luknya.
Sebagian keris Nagasasra juga terdapat bola kecil yang terbuat dari emas atau berlian pada moncong mulutnya. Butiran ini berguna untuk meredam sifat galak dan panas pada tuah keris. Apabila situasi gawat misalnya terjadi rusuh atau perang, maka butiran berlian yang menyumpal mulut naga tersebut bisa dicopot tentunya dengan cara yang ‘magis’ pula.
Itulah makanya keris naga dan kerabatnya (Naga Pasa, Naga Siluman, Nagaraja, dsb) tuahnya tidak jauh dari kewibawaan , kederajatan, kepemimpinan dan kekuasaan.
Alkisah menurut legenda, keris Nagasasra luk 13 tinatah emas dibuat pada zaman Majapahit masa pemerintahan Prabu Brawijaya IV (1466-1478). Pembuatnya adalah Empu Supo Mandrangi.
Konon keberadaan Keris Nagasasra tersebut hingga kini masih diliputi misteri. Ada yang percaya disimpan di Keraton Yogyakarta Hadiningrat, sementara versi lain menyebutkan, keris Nagasasra adalah pusaka kerajaan Majapahit. Keris tersebut hingga kini tetap terpelihara denga baik oleh para ahli warisnya secara turun temurun.
Seperti yang dialami Penulis, entah bagaimana ceritanya sampai ada yang tahu tentang keberadaan Keris Nagasasra yang saya miliki. Dengan berbagai cara mereka, para caleg sewaktu Pemilu Legislatif 2009 berebut untuk mendapatkan tuah dari keris yang saya miliki, baik dengan meminum air bekas celupannya, meminjam bahkan sampai ada orang kaya yang nekad mau membeli dengan harga paling tinggi 5 M. Ini semua mereka lakukan tentu demi menggapai sebuah cita-cita: Kekuasaan.
Dari sisi spiritual supranatural hal tersebut bisa dimaklumi sebab keris Nagasasra memiliki kehebatan magis yang luar biasa, disamping untuk kewibawaan juga untuk melanggengkan kekuasaan. Prediksi awal spiritual menyebutkan siapapun yang berniat mencalonkan diri menjadi pemimpin baik caleg atau bahkan Presiden sekalipun haruslah menguasai terlebih dulu piandel Keris Nagasasra. Sedang dari sudut pandang sejarah Keris Nagasasra memiliki sejarah yang panjang dan memiliki relevansi kekuasaan sepanjang zaman, sebab selama berabad-abad lamanya keris Nagasasra dijadikan pancer kerajaan, bahkan ketika negara telah berubah bentuk menjadi Republik sekalipun.
Akankah keris Nagasasra akan dimiliki oleh orang yang cocok dan tepat untuk memimpin negara tercinta ini? Wallahu’alam Bissawab…!

Demi Anak Aku Kawin dengan Genderuwo bag 2

  

 

Sesuai dengan pesan Ki Badrowi aku sudah berdandan cantik dengan pakaian yang diaromai oleh minyak khusus pemberian dukun itu, yang baunya cukup menyengat. Aku tak ubahnya seperti pengantin perempuan yang sedang menunggu kehadiran sang pengantin pria untuk menikmati bulan madu.

Menjelang pukul satu dinihari masih tetap tidak terjadi apa-apa. Akupun mulai lelah menunggu. Sambil menahan kantuk kurebahkan tubuhku di atas ranjang. Ketika rasa kantuk sudah mulai menggayuti pelupuk mataku, antara sadar dan tidak aku dikejutkan oleh sesuatu yang terjadi di dalam kamarku.

Aneh sekali, sosok bayangan hitam sepertinya tiba-tiba muncul dari balik dinding. Beberapa saat kemudian bayangan itu semakin mempertegas wujudnya. Ya, seorang lelaki tinggi besar, berbadan hitam dan licin berkilat. Dan yang sungguh aneh, dia sama sekali tidak mengenakan pakaian walau sehelai benang pun.

Siapakah lelaki tinggi besar ini? Apakah dia genderuwo yang telah sah menjadi suamiku? Mengapa sosoknya sedemikian menyeramkan? Padahal, Yulianah bilang suamiku ini sangat tampan. Apakah Yulianah benar-benar sudah membohongiku?

Berbagai pertanyaan itu mendera batinku. Kulihat lelaki bugil itu berdiri sambil memandangi tubuhku. Kemudian pelan-pelan ia menunduk dan tangannya menyentuh pipiku. Aku bergidik dan berusaha berontak, namun anehnya seketika itu tubuhku berubah sangat kaku seperti terpasung oleh suatu kekuatan gaib.

Dengan sangat ketakutan aku hanya bisa pasrah menghadapi sentuhan makhluk itu. Setelah ia menyentuh pipiku, lalu ia mengendus aroma rambutku yang tergerai, lalu hidung dan bibirnya menjelar di permukaan pipi, hidung, bibir dan daguku.

Sejekap kemudian, lelaki menyeramkan itu seperti kalap. Tangannya yang kekar melingkar di sekujur tubuhku, hingga membuat nafasku semakin sesak. Bibirnya melumat bibirku, dan sepasang kakinya yang licin mengkilat itu mengapit kedua belah kakiku dan berusaha mengangkangkannya.

“Tolooong…!!” Aku ingin berteriak sekeras-kerasnya. Namun celakanya mulutku bagai tersumbat. Teriakanku hanya menggema di dalam rongga dadaku.

Tangan pria aneh itu semakin liar menggerayanghi tubuhku, sebelum akhirnya membuka bajuku dan melepaskan kain yang kupakai. Desah nafasnya yang memburu bagaikan sebuah kekuatan hipnotis yang membuatku hampir saja hilang kesadaran.

Tetapi, Tuhan menyayangiku. Dalam keadaan yang sangat kritis itu tiba-tiba saja mulutku berucap dengan lantang, “Astagfirullah…Allahu Akbar…Laa Khaula Walaa Kuwwata Illah Billah…!!”

Ya, sekali ini suara itu benar-benar keluar dari mulutku. Dan yang terjadi di hadapanku sungguh sebuah kenyataan yang sulit dimengerti.

Mendadak saja lelaki telanjang itu terpental dari atas tubuhku, sambil mengerang keras seperti seekor anjing yang terluka. Bersamaan dengan itu tubuhku yang semula kaku dapat digerakkan kembali. Spontan aku melompat dari tempat tidur sambil menjerit-jerit memuji kebesaran Allah.

“Laa Ilaaha Illallah…Allahu Akbar…Subhanallah…!”

Pujian-pujian itu keluar begitu saja dari mulutku, dengan suara yang lantang. Sama seperti kejadian semula, sosok makhluk itu mengubah wujudnya menjadi bayangan hitam lalu hilang seolah masuk ke dalam dinding.

Tak lama kemudian kedua anakku menggedor-gedor pintu sambil memanggil-manggil “mama”. Ketika pintu kubuka mereka langsung berhamburan memelukku dan langsung bertangisan.

“Apa yang terjadi, Ma?” tanya Angga, anak sulungku.

Aku hanya menggeleng-geleng sambil membiarkan air mataku mengalir deras membasahi sekujur wajahku. Sungguh aku tak kuasa menjelaskan semua ini kepada kedua anakku. Aku tak ingin melukai perasaan mereka. Aku tak ingin mereka menudingku telah melakukan kesesatan hanya karena tak tahan menanggung kesusahan hidup….

Siang setelah malamnya mengalami kejadian aneh tersebut, Yulianah datang menemuiku dan mengatakan kalau aku telah gagal dalam melakukan ritual.

“Biarlah kujalani kehidupan seperti ini, Yul! Aku tak ingin lagi melakukan ritual kawin dengan genderuwo itu,” kataku setelah mendengar penjelasan Yulianah.

Meski mengaku kecewa, namun Yulianah cukup mengerti dengan perasaanku. Sebagai sahabat, ia juga meminta agar aku tidak sungkan-sungkan meminta bantuan padanya bila aku memerlukannya. Namun sejujurnya, aku tak pernah berani meminjam uang kepada sahabatku ini walau dalam keadaan sesulit apapun. Ini semata-mata kulakukan karena aku takut sesuatu akan terjadi terhadap diriku.

Ketika kuputuskan mencurahkan kisah ini kepada Bung Prayoga Gemilang, tak terasa sudah hampir setengah tahun peristiwa itu berlalu. Walau begitu, aku masih mengalami perasaan traumatik, sebab bayangan lelaki alam gaib itu masih sering menghantuiku. Ia sering datang dalam mimpiku dan menagih malam pertamanya padaku.

Kenyataan tersebut sejujurnya membuat hidupku sangat tercekam. Karena itulah kumohon kepada Bung Prayoga agar memberikan doa atau amalan untuk menghilangkan keanehan ini. Dan aku juga ingin agar diberi kemudahan dalam mencari rezeki, sebab kini aku menjalankan usaha mengkreditkan barang kebutuhan rumah kepada para konsumen. Aku juga ingin Bung Prayoga menerawang jejak keberadaan suamiku. Semoga Bung Prayoga dapat memberikan solusi yang terbaik bagiku….

Demi Anak Aku Kawin dengan Genderuwo bag 1

Kasih anak sepanjang galah, kasih ibu sepanjang jalan! Pepatah ini kiranya cukup pas untuk menggambarkan betapa kerasnya perjuangan Retno Kumala (46), si pemilik kisah Catatan Hitam kali ini. Demi masa depan kedua anaknya, ia nekad memilih jalan hidup yang mungkin sangat sulit dijelaskan dengan nalar. Ia rela kawin dengan genderuwo. Ini ia lakukan bukan semata-mata karena ia mendambakan hidup bahagia dengan limpahan harta dari suaminya yang berasal dari dunia gaib tersebut. Namun, sekali lagi, ia melakukannya demi masa depan  kedua anaknya yang telah lama ditinggal pergi oleh ayahnya.
Tapi, bagaimana kenyataan selanjutnya yang harus ia hadapi? Kepada Pengasuh rubrik kesayangan ini Retno Kumala mengisahkan Catatan Hitam hidupnya itu secara lengkap. Selamat mengikuti…!
Kehidupan rumah tanggaku pada awalnya sangat bahagia. Suamiku, Warijo, seorang pria yang sangat bertanggungjawab. Ia juga ayah yang baik dan sangat menyayangi ketiga anaknya.
Suatu saat kami harus pindah dari Surabaya ke Palembang. Maklum saja,  ketika itu Mas Warijo dimutasi ke kantor cabang perusahaan tempatnya bekerja dengan posisi dan jabatan, juga gaji yang tentu saja jauh lebih baik. Semula kami berharap akan mendapatkan kehidupan yang lebih bahagia lagi di tempat baru ini, namun justeru di Kota Empek Empek inilah kepahitan itu berawal.
Ya, tragedi itu bermula dari vonis kanker otak terhadap anak ketiga kami Bambang Prihandoko, yang ketika itu baru berumur 3,5 tahun. Kenyataan ini sungguh memukul batinku, juga batin suamiku. Sejak si bungsu divonis mengidap kanker otak, kulihat Mas Warijo sering melamun seorang diri. Memang, dibanding kedua anaknya yang lain, Mas Warijo jauh lebih menyayangi si bungsu, sebab sejak bayi merah anak ini memang sering sakit-sakitan sehingga membutuhkan perhatian ekstra dari kami. Mungkin karena itulah tumbuh kasih sayang yang sangat besar dari kami berdua, terutama Mas Warijo yang pernah menyebut Bambang sebagai “anak yang akan memiliki banyak keajaiban,” sebab ketika aku mengandungnya Mas Warijo mengaku sering bermimpi ditemui seorang kakek bersorban putih mirip sosok wali, yang menitipkan anak padanya. Namun, mimpi hanyalah mimpi. Kenyataan tetap berbicara lain.
Meski biaya pengobatan si kecil ditanggung oleh Asuransi Kesehatan (ASKES) dari perusahaan tempat Mas Warijo bekerja, namun karena penyakit yang diderita oleh Bambang relatif langka dan sulit disembuhkan, maka usaha kami membawanya berobat ke berbagai rumah sakit ternama di Kota Palembang sepertinya hanya sia-sia saja. Bila sedang kumat si kecil Bambang sering jatuh pingsan, dan kami tidak bisa berbuat apa-apa, kecuali hanya membawanya ke rumah sakit untuk sekedar mendapatkan penangangan gawat darurat.
Kami hampir putus asa menghadapi keadaan si bungsu. Puncaknya, pada musim libur hari raya Idul Fitri di tahun 2005 silam, kami sekeluarga memutuskan mudik ke kampung halamanku di Wonogiri, Jawa Timur. Disamping ingin berlebaran bersama keluarga, rencananya kesempatan ini juga akan kami gunakan untuk mencari cara alternatif guna mengobati penyakit Bambang.
Manusia hanya bisa berencana, sedang Tuhan juga yang menentukan. Itulah yang terjadi. Seminggu setelah tinggal di rumah orang tuaku untuk menikmati liburan, dan sebelum sempat kami membawa Bambang berobat secara alternatif, ternyata Tuhan telah memanggilnya lebih dulu. Bambang menghembuskan nafas terakhirnya dalam gendongan ayahnya.
Kepahitan ini terjadi hanya 3 hari setelah hari raya Idul Fitri. Betapa berdukanya kami sekeluarga karena kepergian Bambang jatuh pada hari yang semestinya penuh dengan kabahagiaan. Apalagi malam harinya Bambang masih sehat dan bermain-main dengan kami. Baru menjelang subuh ia pingsan setelah lebih dulu kejang karena menahan sakit pada kepalanya, sampai akhirnya ia tak kuat lagi melawan rasa sakit itu.
Kepergian si bungsu sungguh merupakan kehilangan yang teramat besar bagi kami. Sebagai ibu yang merawatnya sejak masih dalam kandungan, sudah barang tentu sulit bagiku untuk mengikhlaskan kepergiannya. Mas Warijo pun sepertinya merasakan hal yang sama. Namun sebagai lelaki ia sudah pasti jauh lebih kuat jika dibandingkan denganku. Buktinya, walau masih dalam kedukaan, karena masa liburan yang sudah habis, maka itu setelah selamatan tujuh hari kepergian Bambang, Mas Warijo kembali ke Palembang untuk melakukan rutinitasnya sebagai seorang karyawan sebuah perusahaan swasta. Sementara itu aku sendiri lebih memilih untuk tetap tinggal di rumah orang tuaku. Demikian pula dengan kedua anakku yang ketika itu baru duduk di kelas satu dan dua SMP. Mereka tetap tinggal di Wonogiri, bahkan karena kedekatan dengan kakek dan neneknya kedua anakku ini memilih pindah sekolah.
Sejak kepergian si bungsu, hari-hari yang kulalui terasa sangat hampa. Berat pula bagiku untuk kembali ke Palembang mengingat kedua putra dan putriku juga enggan untuk menyusul ayahnya pulang ke sana. Kerana keadaan ini pada akhirnya aku pun lebih memilih tinggal di Wonogiri. Suamiku cukup mengerti dengan pilihanku ini. Ia tahu pasti kalau kondisi jiwaku masih sangat labil.
Lima bulan berlalu sejak kematian si bungsu, Mas Warijo masih rutin mengirimi kami uang untuk biaya hidup setiap bulannya. Di bulan ke 6 sesuatu yang tak pernah kuduga sebelumnya terjadilah. Kiriman uang dari Mas Warijo tak kunjung tiba sesuai jadwal biasanya. Mendapati kenyataan ini, kucoba menghungunginya lewat ponsel miliknya, tapi ternyata mailboks. Ketika kukontak lewat telepon kantor, pihak resepsionis malah mengatakan kalau Mas Warijo sudah mengundurkan diri sejak sebulan lalu.
Berita ini benar-benar membuatku pusing tujuh keliling. Mengapa Mas Warijo mengundurkan diri dari pekerjaan dengan tanpa terlebih dahulu meminta pendapatku, atau setidaknya memberitahuku? Apa yang telah terjadi dengannya? Mengapa ia begitu berani mengambil keputusan yang sedemikian gegabah? Apakah ia sudah mendapatkan pekerjaan lain yang jauh lebih menjanjikan?
Setumpuk pertanyaan itu tak pernah kudapatkan jawabannya, sebab sejak kuterima berita itu Mas Warijo seolah telah menghilang dari jagat raya ini. Tak pernah secuilpun kudengar kabar tentang dirinya. Berulang kali kuhubungi nomor ponselnya, namun yang kudengar hanya suara operator yang mengatakan bahwa nomor tersebut tak dapat dihubungi.
Betapa kecewa hatiku, sebab Mas Warijo pun sama sekali tak pernah mengontakku walau hanya sekejap saja.
Kemana perginya Mas Warijo? Tak ada seorang pun yang bisa menjawabnya. Ia telah pergi tanpa pesan. Meninggalkanku dengan dua orang anak yang masih membutuhkan biaya hidup yang sangat besar, terutama  untuk pendidikannya.
Di tengah keputusasaan aku bertemu dengan sahabatku semasa SMA dulu. Sebut saja namanya Yulianah. Waktu itu aku sangat surpraise melihat keadaan Yulianah yang sepertinya sudah jadi orang sukses. Ia bisa nyetir sendiri mobilnya yang bagus dan sangat mewah menurutku. Tak hanya itu, ia juga sudah menyandang gelar sebagai seorang Hajjah, dan ia nampak cantik sekali dengan balutan busana muslimah.
Bagaimana ceritanya sampai kehidupan Yulianah bisa berubah dengan sedemikian drastis? Padahal, aku tahu persis bagaimana asal-usul sahabatku ini. Ia lahir dari keluarga petani yang sangat miskin. Bahkan sewaktu sekolah dulu ia sering menunggak SPP, dan kalau jajan di kantin sering kali aku yang mentraktirnya.
Melihat Yulianah yang sudah hidup senang, terus terang saja aku merasa sangat iri padanya. Sahabatku ini seolah-olah bisa membaca perasaanku. Buktinya, seminggu setelah bertemu dengannya, ia mengundangku datang ke rumahnya.
Ketika aku sampai di rumahnya, kekagumanku padanya semakin besar saja. Bagaimana tidak? Kulihat rumah Yulianah yang megah dan cukup mewah menurut ukuranku.
“Kemana suamimu, Yul?” tanyaku ketika itu saat melihat suasana rumah yang sepi.
Yuliana tersenyum  sambil menyuguhkan cemilan di hadapanku. “Aku sudah 5 tahun menjanda, Ret!” katanya.
Mendengar jawabannya, aku merasa sedikit tak enak hati. Namun, Yulianah sepertinya tidak merisaukan pertanyaanku barusan. Nyatanya ia segera menyambung penjelasannya.
“Suamiku selingkuh, jadi kupikir mending bercerai saja. Lagi pula, sekarang ini keadaanku sudah cukup mapan. Karena itu meski mantan suamiku sering meminta ingin kembali, tapi dengan tegas selalu kutolak. Apalagi kedua anakku juga sudah besar. Mereka tidak pernah menanyakan Bapaknya. Ya, beginilah kehidupanku, dan aku merasa cukup bahagia meski tanpa suami. Oya, bagaimana keadaanmu rumah tanggamu, Retno?”
Karena ditodong pertanyaan seperti itu, akhirnya tanpa tedeng aling-aling kuceritakan bagaimana porak-porandanya keluargaku. Sebagai sahabat, sepertinya Yulianah sangat tersentuh mendengar ceritaku.
Ia berkata setelah menyimak ceritaku, “Aku ini tetap sahabatmu, Retno. Karena itu aku juga ingin melihat hidupmu bahagia. Masalahnya, apakah kau mau melakukan solusi yang akan kuberikan, dan apakah kau akan mempercayainya?”
“Seperti apa solusi yang kau tawarkan itu, Yul?” aku balik bertanya.
“Kau harus kawin dengan genderuwo!”
Betapa terkejutnya aku mendengar jawaban dari mulut mungil sahabatku ini. Bagaimana mungkin Yulianah yang sudah menyandang titel sebagai seorang Hajjah itu sampai tega hati menawarkan solusi sesat itu padaku?
Seolah bisa membaca keterkejutanku, Yulianah buru-buru menyambung ucapannya sambil tersenyum, “Kau jangan buru-buru berpikiran negatif! Kau pasti menyangka ini semacam pesugihan bukan? Sama sekali tidak, Retno! Menurutku ini halal. Kau akan dinikahkan dengan makhluk itu secara Islam. Selama kau menjadi isterinya, genderuwo itu akan menafkahimu secara lahir dan batin. Bila kau sudah merasa punya cukup modal, kau bisa bercerai dengannya. Dan yang paling penting, ritual ini tidak ada tumbal macam-macam. Asal kau tahu saja, aku bisa seperti ini juga kerana melakukan ritual itu. Setahun lalu aku minta cerai sebab aku sudah merasa punya cukup modal untuk berusaha sendiri. Genderuwo itu bersedia menceraikanku, dan sekarang hidupku tenang sebab aku juga bisa menjalankan ibadah.”
Setelah mendengar penjelasan Yulianah seperti itu, akupun mulai tertarik untuk mengikuti jejaknya. Terlebih lagi kehidupan saat itu memang sangat susah. Bapakku yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga sudah berhenti bekerja\ karena penyakit diabetes yang merongrong tubuhnya. Belum lagi aku juga harus memikirkan biaya sekolah dan masa depan kedua anakku. Walau bagaimana pun mereka harus terus sekolah dan kuliah sampai ke perguruan tinggi.
Dengan kedua alasan tersebut akhirnya aku meminta Yulianah untuk mengantarkanku ke rumah “orang pintar” yang katanya sudah biasa memandu ritual kawin dengan genderuwo itu.
Singkat cerita, Yulianah mempertemukanku dengan Ki Badrowi, sebetulah begitu, paranormal yang biasa mengawinkan manusia dengan genderuwo. Setelah mendengarkan penjelasan tentang keinginanku yang disampaikan oleh Yulianah, Ki Badrowi mengaku bersedia membantu. Namun aku diminta untuk mempersiapkan semua kelengkapannya, seperti Apel Jin dan berbagai sarana lain untuk selamatan ritual perkawinan itu nantinya. Yulianah bersedia membantuku menyaiaokan semua keperluan ini.
Benar juga kata Yulianah. Ritual perkawinan itu memang seperti halnya prosesi perkawinan dalam aturan hukum Islam. Artinya, ada saksi, penghulu, wali, pengantin, dan juga ijab kabul, bahkan juga mas kawin berupa cincin emas seberat 1 gram. Untuk wali langsung diwakilkan kepada Ki Badrowi, sebab ayahku memang tidak mungkin bisa dihadirkan. Jadi, dalam prosesi pernikahan itu Ki Badrowi bertindak sebagai wali sekaligus penghulunya.
Karena mempelai lelaki tak bisa dilihat oleh mataku, maka proses ijab kabul pun sangat janggal menurutku. Sama sekali tidak ada ucapan akad nikah, meski kemudian wali dan saksi langsung mengesahkannya.
Yang juga terasa aneh, setelah prosesi pernikahan selesai, Yulianah berbisik di telingaku, “Suamimu itu tampan sekali, Retno. Kau beruntung mendapatkannya!”
Tampan? Bagaimana mungkin Yulianah mengatakan ini padaku, padahal aku sama sekali tidak melihat keberadaan suamiku itu. Apakah memang Yulianah bisa melihat perwujudannya sehingga ia berkata demikian?
Aku tak tahu pasti. Yang jelas, aku meyakini kalau Yulianah hanya membohongiku. Buktinya, aku mengalami ketakutan yang teramat sangat ketika di malam Jum’at Kliwon itu suamiku gaibku datang dan ingin menjalankan kewajibannya di malam pertama. Memang, sesuai dengan pesan Ki Badrowi, malam pertamaku dengan suamiku yang genderuwo itu akan dimulai persis pada malam Jum’at Kliwon. Dan, menurut paranormal itu, setelah menjalankan kewajibannya di malam pertama, maka suamiku itu akan memberikan nafkah materinya berupa tumpukan uang dalam jumlah yang lebih dari mencukupi.
Persis di malam Jum’at itu kebetulan di kampung tempatku tinggal sedang ada orang hajatan dengan hiburan musik dangdut. Kedua anakku sejak sore sudah minta ditemani nonton. Karena ada niatan khusus, sudah tentu aku menyuruh mereka pergi nonton sendiri-sendiri. Yang tinggal di rumah ayahku yang terbaring sakit dan ibu yang selalu setia menemaninya.
Menjelang pukul 12 malam kedua anakku pulang, dan mereka tidur di kamar depan. Aku sendiri masih menunggu apa yang akan terjadi. Pintu kamar kukunci rapat-rapat, meski udara malam itu terasa sangat panas dan gerah.

JEJAK MISTIK PULAU KUMALA





Rumah Adat Dayak(Lamin)
AGUS SISWANTO
Pulau Kumala terletak di tengah sungai Mahakam. Merupakan taman rekreasi perpaduan teknologi modern dan budaya tradisional. Pulau seluas 81,727 ha ini sudah dilengkapi beberapa fasilitas seperti sky tower setinggi 100 meter dan kereta gantung yang menghubungkan dengan wilayah seberang sungai Mahakam. Pulau Kumala juga dilengkapi hotel dan cottage.

Sebelum dibangun menjadi taman wisata, pulau itu hanyalah sebuah hutan di tengah sungai yang ditumbuhi tanaman liar, pepohonan lebat dan binatang-binatang liar. Apabila sungai Mahakam meluap, pulau ini kerap tenggelam.

Hal yang mendasari ide pembuatan Pulau Kumala tersebut antara lain, terjadinya pendangkalan muara sungai Tenggarong dan harus dikeruk agar kapal yang melewati sungai Mahakam tidak kandas. Hasil kerukan tersebutlah yang dijadikan material utama penimbunan Pulau Kumala yang berawa akibat naiknya permukaan air.
Pembangunan Pulau Kumala itu sendiri ditangani kontraktor lokal dengan konsultan dari Jakarta. Pembangunannya diawali dengan pengerukan yang menggunakan material pasir sebanyak 1.5 juta meter kubik.
Langkah berikutnya adalah pemasangan turap pada sekeliling tepian Pulau Kumala. Sehingga luas areal Pulau Kumala yang semula 76 ha, setelah penurapan menjadi 81,727 ha. Kemudian dilanjutkan dengan pembuatan jalan dan pemasangan listrik.
Pulau Kumala dibuka pada bulan September 2002, bersamaan pesta perayaan Erau. Selanjutnya dibangun pula kereta gantung, lamin mancong (rumah panjang: rumah adat Dayak), lamin wahau, lamin beyoq, air mancur, sky tower, rumah puja, patung lembusuana, hotel serta gerbang utama. Untuk memasuki area taman rekreasi, pengunjung dikenakan tarif sebesar Rp 2.000 untuk sekali masuk, sementara untuk menikmati wahana yang berada di taman rekreasi ini tarifnya bervariasi antara Rp 1.500 s/d Rp 10.000 untuk satu permainan. Ada sekitar sepuluh sarana permainan yang bisa dinikmati, seperti jet clotser, bombom car, komedi putar dan gocart.
Sekitar bulan Juli tahun 2007 lalu, Misteri berkunjung ke Pulau Kumala. Sambil menikmati keindahannya, tidak lupa Misteri mencari tahu jejak mistis pulau buatan ini.
Seorang pekerja proyek yang Misteri jumpai mengungkapkan, dirinya pernah melihat penampakan di sekitar cottage. Menurutnya, penampakan makhluk besar sejenis genderuwo sering terlihat di sana.
“Saya melihat makhluk tinggi besar dan hitam di dekat cottage,” katanya kepada Misteri.
Lebih jauh dia mengatakan, malam itu dia bermaksud ke cottage menemui temannya. Tiba-tiba saja langkahnya terhenti saat melihat sosok tinggi besar berada diantara kerimbunan pohon. Karuan saja dia lari tunggang langgang.
“Makhluk genderuwo itu bukan saya saja yang pernah melihatnya. Pengunjung juga sering melihatnya,” lanjutnya.
Sementara seorang pekerja proyek lainnya mengaku melihat sosok perempuan cantik di turap tidak jauh dari gerbang masuk.
“Perempuan itu duduk sendirian di turap,” ujarnya mengenang. “Saya menduga dia pengunjung pulau ini. Ketika saya mendekatinya, ternyata malah menghilang,” katanya lagi.
Dalam kunjungan ke Pulau Kumala ini, Misteri ditemani seorang rekan yang dipanggil Julag. Dia adalah koordinator perahu ketinting (perahu motor kecil) yang biasa digunakan untuk membawa wisatawan ke Pulau Kumala. Julag mengaku sering mendengar cerita-cerita mistik.
“Maklumlah, jauh sebelum adanya tempat wisata ini, Pulau Kumala memang menjadi hunian gaib,” ujarnya kepada Misteri. Menurut Julag, beberapa tahun lalu ada seseorang mengalami peristiwa yang tergolong aneh di sini.
Dikisahkan, pria bernama Amir itu biasa berkebun di Pulau Kumala. Suatu hari, ketika sedang sibuk mengurusi kebunnya, tiba-tiba Amir melihat sebuah goa. Sebelumnya, dia tidak pernah menjumpai goa di pulau ini.
Dengan perasaan heran bercampur takut, Amir pun memasuki goa tersebut. Sesampainya di dalam goa, entah kenapa, dia merasa seolah-olah berada di dalam kabin kapal. Di dalamnya terdapat lorong, palka, ruang mesin dan kamar-kamar. Dalam keremangan cahaya, Amir terus saja melangkah diantara lorong dan kamar-kamar tersebut. Beberapa saat kemudian, dia terkejut mendengar suara-suara orang berbicara di salah satu sudut kamar. Bahasanya terdengar asing.
Kemudian Amir memberanikan diri mengetuk pintu kamar tersebut. Tetapi tidak ada jawaban. Dia pun mencoba membukanya.
Amir tersentak kaget melihat sosok yang ada di dalamnya. Tampak 3-4 orang pria berwajah bule mengenakan pakaian mirip seragam sedang berbincang di kamar itu. Mereka lalu menatap Amir dengan tatapan hampa. Tiba-tiba, salah seorang diantara pria itu menyapa Amir.
“Mari sini. Silahkan masuk,” kata pria asing itu dengan suara lembut sambil melambaikan tangan.
Amir menghampiri dan duduk diantara mereka. Selanjutnya, 3 atau 4 orang itu kembali berbicara dengan bahasa yang tidak dimengerti. Sementara Amir hanya diam saja sambil memperhatikan. Dalam penglihatan Amir, wajah dan postur orang-orang itu mirip orang asing, mungkin Eropa. Tetapi mengapa mereka ada di sini? Pikir Amir.
Anehnya lagi, mereka seolah tidak peduli dengan kehadiran Amir. Manusia-manusia tak dikenal itu membiarkan saja dirinya diam terpaku.
Entah berapa lama Amir berada diantara mereka, tiba-tiba saja matanya terasa berat. Dia pun tertidur. Amir baru terbangun karena ada temannya yang membangunkan.
“Ternyata Amir terbaring tidur di dekat kebunnya. Tapi temannya itu tidak curiga sedikitpun,” kata Julag mengakhiri ceritanya. Menurut Julag, saat Amir menceritakan pengalamannya di goa tadi, nyaris tidak ada yang percaya. Padahal Amir merasa yakin berada di dalam sebuah kapal asing. Bahkan dia bisa menceritakan secara detail isi kapal tersebut. Mungkinkah itu kapal yang pernah tenggelam beberapa ratus tahun lalu?
Begitu lamanya kapal itu tenggelam, hingga tertutup tanah yang berasal dari hulu sungai Mahakam. Ratusan tahun kemudian, karena berada dekat muara, kapal karam itu tentulah tertutup tanah yang kemudian membentuk menjadi Pulau Kumala
Kisah tersebut tentu saja sulit dibuktikan kebenarannya. Tapi begitulah cerita yang Misteri dapatkan.
Insiden Tenggarong
Sejarah mencatat adanya peperangan antara Kesultanan Kutai Kartanegara melawan kaum penjajah (Inggris dan Belanda). Dikisahkan, pada tahun 1844, 2 buah kapal dagang pimpinan James Erskine Murray asal Inggris memasuki perairan Tenggarong. Murray datang ke Kutai untuk berdagang dan meminta sebidang tanah guna mendirikan pos dagang serta hak transportasi kapal di perairan Mahakam. Tetapi Raja Kutai, Sultan A.M. Salehuddin, mengizinkan Murray berdagang hanya di wilayah Samarinda.
Murray kecewa dan marah dengan tawaran Sultan. Setelah beberapa hari di perairan Tenggarong, Murray melepaskan tembakan meriam ke arah istana. Tindakan ini dibalas pasukan Kesultanan Kutai. Pertempuran pun tak dapat dihindari. Armada pimpinan Murray akhirnya kalah dan melarikan diri menuju laut. Sebuah kapal berhasil ditenggelamkan. Dalam pertempuran itu, James Erskine Murray terbunuh.
Insiden di Tenggarong ini sampai ke pihak Pemerintah Inggris. Sebenarnya Inggris hendak melakukan serangan balasan, namun ditanggapi pihak Belanda yang menganggap Kutai bagian dari wilayah jajahannya. Belanda berniat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan caranya sendiri.
Kemudian Belanda mengirimkan armadanya dibawah komando De Hooft dengan membawa persenjataan lengkap. Setibanya di Tenggarong, armada De Hooft langsung menyerang istana Sultan Kutai.
Sultan A.M. Salehuddin pun diungsikan ke Kota Bangun. Panglima perang Kesultanan Kutai, Awang Long gelar Pangeran Senopati bersama pasukannya dengan gagah berani bertempur melawan armada De Hooft untuk mempertahankan kehormatan Kesultanan. Tetapi Awang Long gugur dalam pertempuran tersebut dan Kesultanan Kutai Kartanegara akhirnya kalah.
Pada tanggal 11 Oktober 1844, Sultan A.M. Salehuddin dengan sangat terpaksa menandatangani perjanjian dengan Belanda yang menyatakan Sultan mengakui pemerintahan Hindia Belanda dan mematuhi pemerintah jajahan di Kalimantan. Ketika itu diwakili seorang Residen yang berkedudukan di Banjarmasin.
Gerbang masuk Pulau Kumala

How Can I Stop Watching Porno?

AK. 193768990.GK.The pornography industry is perhaps one of the biggest that you will find on the internet today. With well over 62% of internet traffic that has to do with porn, there are literally 500 million pages related to pornography on the web. If you are a person who is trying to leave this bad habit and you are trying to stop watching porno, then be aware that you are not the only one.

The Dangers Of Pornography
Now pornography may look like harmless fun for many but it is very dangerous. If you feel that you are watching too much porn or feel that you cannot stay still without watching it, you might be addicted to it. As such, you need to treat it just like other addictions such as alcohol or drugs.
The reason why you should stop watching porno is because it can affect your social life as well as your love life. It is one of the leading cause of divorces and break up. A lot of people who are addicts to porn feel like they aren't satisfied with their mate and resolves it through using porn.
Statistics About Pornography
Did you know that 72% of youth who have access to the internet have seen porn before the age of 18. Among them, 93.2% are boys while 61.1% are girls. A good 43% of internet user are viewing porn. As mentioned earlier, this is a growing addiction and can lead to dependency.
How Can I Stop Watching Porno?
Now I'm sure you tried many things to leave your addiction but failed. Most people who do, always try to resist the temptations and use willpower. However, as they are doing so, their desire just keeps on growing to a point where they can't stop thinking about it and it is constantly disrupting every aspect of their lives. Once they can no longer resist, they simply give in and regret doing so but tell themselves that they will do better next time.
This is the most common steps most people who are trying to stop watching porno keep repeating and if you are also trying to leave this habit, chances are, you probably already went through this.
If you are seriously wanting to stop watching porno once and for all, you need to seek professional help. Most people do not want to because they choose to remain anonymous. That being said, the most effective way of having good professional help all while concealing your identity is simply by doing it online. There are some very good services that you can seek online that will help you leave your addictions once and for all. AK. 193768990.GK.

Monday, August 15, 2011

MISTIK goa son doong terbesar di dunia yang angker

.mengeluarkan siulan

Pasti anda pernah mendatang sebuah tempat yang tiba-tiba terasa ada kekuatan magis disekitar anda sehingga menyebabkan bulu kuduk anda berdiri. Perasaan ini lha juga yang dirasakan oleh penduduk setempat Son Doong Cave, goa terbesar yang terletak terletak di Phong Nha-Ke Bang National Park, Bo Trach Kabupaten, Provinsi Quang Binh, Vietnam. Goa ini mengeluarkan suara-suara aneh sepanjang hari dan ditambah dengan suhu dingin nya benar-benar menyebabkan bulu kuduk penduduk perumahan sekitarnya tersebut merinding.







Suara-suara aneh menciptakan kesan angker terhadap goa ini sehingga penduduk sekitar Phong Nha Ke Bang National Park, Propinsi Quang Binh, Vietnam, tidak berani menginjakkan kakinya ke goa Son Doong tersebut. Kepercayaan akan hal-hal gaib yang terdapat di dalam goa tersebut menakutkan semua penduduk disana.




Khabar mengenai goa misterius ini kemudian sampai ke telinga para ilmuwan Inggris. Para ilmuwan ini pun mendatangi gua ini untuk mengadakan observasi. Mereka sangat terkejut karena ternyata goa ini maha luas bahkan besarnya lima kali lebih luas daripada goa terbesar di Vietnam, Phong Nha. Lebih terkejut lagi mereka ketika mereka melakukan pengukuran atas goa tersebut, ternyata lebih besar daripada pemegang rekor goa terbesar di dunia, Deer di Malaysia, yang panjang nya hanya 2km, tinggi 100 meter, dan lebar 90 meter. Dengan demikian Son Doong Cave merupakan goa terbesar di dunia dengan panjang sekitar 5 km, tinggi 200 m, dan lebar 150 meter.




Sampai akhirnya tahun lalu, sekelompok ilmuwan Inggris mengungkap �harta terpendam� Vientam. Para peneliti mendatangi Son Doong Cave untuk observasi. Betapa terkejutnya mereka, ternyata goa itu maha luas. Goa ini ternyata lima kali lebih luas dari gaa terbesar di Vietnam, Phong Nha, bahkan setelah diukur, luasnya jauh lebih besar dari goa terbesar di dunia, Deer di Malaysia.




Bukan hanya itu, para tim peneliti Inggris dari British Cave Research Association ini juga berhasil menguak suara-suara aneh yang selama ini ditakuti penduduk. Menurut mereka siulan aneh tersebut disebabkan oleh angin dan sungai bawah tanah yang airnya sangat deras sehingga menggemakan suara-suara aneh itu.




Setelah penemuan spektakuler tersebut, tim ekspedisi Inggris ini melanjutkan penelitian sekitar pegunungan barat provinsi Quang Binh dan mendapatkan penemuan yang luar biasa. Dalam satu bulan eksedisi merea, berhasil ditemukan 20 goa lagi yang dengan demikian berarti di Phong Nha �Ke Bang National Park, terdapat 150 goa.

MISTIK HARTA KARUN MESIR DI GRAND CANYON


Pada 5 April 1909 sebuah surat kabar ‘Arizona Gazette’ menampilkan sebuah berjudul “Explorations in Grand Canyon: Remarkable finds indicate ancient people migrated from Orient.” Menurut artikel, ekspedisi ini dibiayai oleh Smithsonian Institute dan menemukan artefak di dalam sebuah gua yang dipahat pada batu oleh tangan manusia, ditemukan juga tablet bantalan hieroglif, senjata tembaga, patung-patung dewa-dewa Mesir dan mumi.
Meskipun sangat menarik, kebenaran cerita ini diragukan hanya karena situs tersebut tidak pernah kembali ditemukan. Apakah artikel itu hanya tipuan? “Meskipun tidak dapat diabaikan bahwa seluruh cerita adalah tipuan surat kabar yang rumit,” begitu kata sorang peneliti David Hatcher Childress.

MISTIK Rumah Hantu



Anda pernah nonton film horror Amityville House? Tahukah Film yang diangkat dari novel horror karangan George dan Kathy Lutz, begitu menyeramkan ketika ditayangkan di layar lebar. Tapi tahukah anda kalau sebenarnya semua kejadian horror itu adalah kisah nyata. George dan Kathy menulisnya dalam novel berdasarkan kejadian sebenarnya yang kemudian diangkat ke layar lebar. Orang percaya bahwa penulis sebenarnya adalah orang yang mengalami kejadian tersebut.

Kisah rumah berhantu itu terungkap tahun 1975 ketika pasangan suami istri pindah ke sebuah rumah di Amityville, New York. Pasangan baru pindah ini tidak tahu kalau rumah itu pada 13 tahun sebelumnya pernah terjadi pembantaian mengerikan. Putra pemilik rumah telah menembak mati semua keluarganya yang berjumlah enam orang. Saat ditangkap, dia mengaku, membunuh karena suruhan suara yang mendengung di kepalanya.

Tapi anehnya, keenam korban di temukan tertelungkup di tempat tidur mereka. Mereka tampak tidur tenang, tidak ada tanda kalau mereka sebelumnya minum obat penenang. Ini memang menjadi misteri yang aneh. Sementara pelaku Ronald DeFeo dijebloskan ke penjara di New York dan mendekam di sana sampai mati.

Kembali ke soal keluarga baru pindah ke rumah horror itu. Selama 28 hari di sana, banyak kejadian misterius dan mengerikan dialami pasangan ini. Bukan hanya soal bau busuk yg tiba-tiba datang, atau suara gedebak-gedebuk yang bising, tapi juga serangan fisik yang tidak diketahui siapa pelakunya. Malah salah satu anggota keluarga melihat penampakan sosok menyeramkan dengan mata merah berpijar. Kathy menemukan sebuah ruang kecil, anjing tidak mau mendekat ke sana. Ada apakah?

MISTIK Jejak Setan Gentayangan di Devon



The Devil's Footprints adalah nama yang diberikan untuk sebuah fenomena yang aneh terjadi di Devon, Inggris pada tanggal 8 Februari 1855. Setelah salju yg turun di malam hari, keesokannya muncul jejak-jejak di salju berukuran 1,5 inc (4 cm) dan lebar 2,5 inc (6,35 cm). Jejak-jejak itu bertebaran di seluruh desa. Bukan hanya itu jejak -jejak itu juga ada di atap bahkan di dinding bangunan yang tinggi. Penduduk desa menjadi geger dan tak mengerti fenomena apa itu. Karena tak jelas, orang pun mulai berpikir tentang makhluk aneh bahkan setan yang gentayangan di desa mereka. Itu sebabnya muncul istilah Devil's Footprint.

MISTIK ‘Manusia Purba'



Kejadian aneh ini terjadi pada abad pertengahan, sekitar abad 18. Ochamchir, seorang pemburu di wilayah Georgia ketika itu masih masuk dalam salah satu provinsi di Rusia. Pemburu ini menangkap seorang perempuan liar di mana lengan, kaki dan jari ditutupi rambut tebal. Perempuan aneh ini diberi nama Zana. Karena liarnya, untuk menjinakkannya pada awalnya dia terpaksa harus dikurung selama bertahun-tahun dengan makanan yang dilemparkan kepadanya. Setelah ia jinak, barulah Zana dibebaskan dan diajari mengerjakan hal-hal ringan. Seperti menggiling jagung, dll.

Uniknya, Zana memiliki daya tahan tubuh yang tinggi lebih dari manusia biasa. Dia tahan pada cuaca dingin luar biasa, namun dia tidak tahan pada udara hangat dalam ruangan. Dia sangat suka makan buah anggur dan tanaman menjalar. Dia adalah peminum berat dan bisa tidur berjam-jam. Yang anehnya, dia bisa memiliki banyak anak dengan ayah yang berbeda-beda. Tapi kebanyakan anak-anaknya tewas karena Zana memandikan mereka di sungai dingin yang hampir beku.

Penduduk desa khawatir dengan ulah aneh Zana, dan mereka pun mengambil anak-anaknya menjauhi ibunya. Anak-anak Zana tidak seperti ibunya, mereka berkembang seperti manusia biasa dan mereka juga telah diangkat anak oleh beberapa penduduk desa. Zana meninggal di desa itu tahun 1890.Sedang anak bungsunya meninggal 1954.

Kisah ini merupakan hasil penelitian Professor Porchnev yang mewawancarai orang-orangtua di desa itu. Zana juga memiliki banyak cucu. Mereka berkulit gelap. Salah satunya adalah Shalikula, ia memiliki mulut yang kuat sehingga ia dapat mengangkat sebuah kursi dengan seorang lelaki duduk di atasnya.

Penelitian tentang Zana menghasilkan dugaan kalau wanita aneh itu merupakan bentuk evolusi manusia yang belum sepenuhnya berubah menjadi manusia modern.

MISTIK Menara Iblis

Pasti selama ini anda belum tahu di dunia ini terdapat menara yang amat besar. Menara misterius Iblis, yang dikenal sebagai Devils Tower, terletak di timur laut Wyoming di Amerika Serikat. Tingginya lebih dari 1.266 ft, yang sebanding dengan ketinggian Empire State Building, yang sekitar 1.250 ft tanpa puncak menara. Batu terbentuk sekitar 65 juta tahun yang lalu oleh aktivitas gunung berapi. berikut ini foto-foto Keindahan Menara Misterius Iblis :

MISTIK Kucing Hitam di Berbagai Negara







Sering kita jumpai dalam sebuah tayangan film horor, selalu menghadirkan seekor kucing hitam sebagai latar atau figuran. Aksesoris kucing hitam juga sering kali muncul dalam acara yang berkaitan dengan dunia mistis.

Seperti menjelang malam Hallowen, simbol kucing hitam dijual dalam bentuk boneka kecil atau gantungan kunci. Binatang bermata menyala waktu malam hari ini selalu dikaitkan dengan dunia sihir atau magic.

Sebagian masyarakat percaya bahwa kehadiran kucing hitam selalu diidentikkan dengan datangnya bangsa lelembut atau hantu. Biasanya kucing hitam tak datang di sembarang tempat dan waktu.

Hanya tempat-tempat sepi dan wingit saja yang menjadi tempat kesukaan munculnya kucing hitam.

Sebagian masyarakat mempercayai kehadiran kucing hitam adalah pertanda keangkeran. Dimana kucing hitam dijumpai, pasti di sekitar lokasi tersebut sedang ada hantu atau bangsa lelembut lain yang tengah melakukan penampakan atau sekedar melintas. Huh serem banget!

Kepercayaan akan kucing hitam bermula dari sejarah di jaman Babylonia kuno tempo dulu. Saat itu kucing hitam dipersembahkan dalam upacara ritual untuk dibakar bersama sesaji lainnya. Mitos ini timbul karena ada seekor kucing hitam yang tidur di tengah-tengah seekor ular dengan pulasnya, padahal saat itu ular merupakan lambang dari kejahatan.

Pemahaman ini terus berkembang hingga abad pertengahan.


1. Di Jerman,
ada kepercayaan bahwa apabila ada seekor kucing hitam yang lompat ke tempat tidur orang sakit, kematian akan datang pada orang yang sakit itu.

2. Normandia,
mereka percaya apabila dalam perjalanan Anda melihat seekor kucing hitam yang sedang menyebrang di tengah bulan purnama, mereka percaya bahwa Anda akan terserang suatu epidemik.

3. Finlandia,
masyarakat di sana percaya bahwa kucing hitamlah yang membawa jiwa manusia ke alam baka.

4. China,
kehadiran seekor kucing hitam merupakan pertanda bahwa mereka akan terkena penyakit atau akan jatuh miskin.

5. India,
jiwa yang bereinkarnasi dapat dibebaskan dengan melempar kucing hitam ke api.

6. Bengali
bahwa ada seorang wanita yang dapat merubah jiwa manusia menjadi seekor kucing hitam, dan setiap kucing hitam yang disakiti akan menyakiti wanita itu juga.

7. Celts
percaya bahwa kucing hitam dapat memprediksi masa depan.

8. Druids
pada masa Inggris kuno percaya bahwa kucing merupakan jelmaan seseorang yang berbuat jahat di masa lalunya kemudian di hukum menjadi seekor kucing hitam.

Nah, salahkan para druids, karena merekalah yang telah menghubung-hubungkan kucing hitam dengan Halloween, hantu dan para penyihir.

Ada juga kepercayaan lain, yang mengatakan bahwa kucing hitam ini merupakan salah satu penyamaran para penyihir. Walaupun tidak ada saksi yang pernah menyaksikan ada penyihir yang berubah menjadi seekor kucing hitam atau seekor kucing hitam yang berubah menjadi seorang penyihir, tetapi mereka mengatakan bahwa suatu hari mereka menyakiti seekor kucing hitam dan kucing hitam itu terluka, dan keesokan harinya mereka menemukan luka yang sama di tempat yang sama kucing itu terluka pada seorang wanita.

Kepercayaan lain mengatakan bahwa kucing hitam adalah partner para penyihir untuk menyelesaikan their evil deeds. Mereka akan terbang dengan sapu lidi mereka dan mulai membuat keributan tetapi kepercayaan yang satu ini diakhiri dengan memberikan mereka permen-permen yang manis untuk mengantisipasi para penyihir itu agar tidak membuat keonaran. Percaya atau tidak, apakah kucing hitam ada hubungannya dengan dunia spiritual itu semua terserah Anda.