Laman
to night
Aku adalah binatang jalang yang menghembuskan angin kedinginan. apa pun bisa kita lakukan, biarkan Hayal mu melambung tinggi menikmati sensasi lambda sehingga hayalmu menembus batas, bangun ketika kau mulai lelah akan semua, bakarlah dinding-dinding yang membuatmu tidak mempunyai waktu untuk membuka sensasi Lamda. masih ingatkah kita pernah bercerita tentang puncuk-puncuk lambda di ketinggian 200Hez aku telah menemukan seluk beluk lambda. Mari bersama menembus batas normal, yang akan membuka tabir mimpi menjadi kenyataan. aku lambda yang membagunkan dengan Argumentum ad populum, wujud nyata, ilusi, melayang maya membuka tabir biru menjadi sir Lamda
Friday, October 21, 2011
Foto - Foto Langka Agresi Militer Belanda di Indonesia

Kapal pengangkut “M.C. Muir” di pelabuhan Amsterdam siap berangkat ke Nusantara.

Pendaratan pertama pasukan Belanda di Pulau Weh, Aceh.
Marinir Belanda dalam “aksi pembersihan” di sekitar Surabaya, 11 Mei 1946

Berlindung di balik tanggul ketika ditembaki pejuang Republik dari balik seberang selokan.

Tak lama kemudian dua orang marinir terluka. Prajurit medis dan imam tentara sedang merawat yg terluka

Sesudah itu, salah seorang anggota marinir mati tertembak, disebelahnya seorang lagi menembaki sebuah gubuk yg merupakan sarang senapan mesin pejuang Republik.
Patroli
![]() |
| Marinir Belanda di Jawa Timur sedang melintasi kampung yang terbakar. |

Londho Gendheng

Surabaya
![]() |
| Kota Surabaya dibombardir |
Pinggiran Kota Jogja
Minggu, 19 Desember 1948 – Ibukota Republik diserbu
![]() |
| Pahlawan Republik Yang Gugur |
![]() |
| Pos Pejuang Republik |
![]() |
| Mengumpulkan Senjata Rampasan |



![]() |
| Letjen Simon H. Spoor, Panglima tertinggi tentara Belanda di Indonesia sejak Januari 1946. |
Ini lawannya, jago-jago perang gerilya.

Oerip Soemohardjo, mantan mayor KNIL yg telah pensiun sebelum PD II. Republik mengangkatnya kembali dalam dinas aktif sbg Kepala Staf Tentara.
![]() |
| Soedirman, Jenderal legendaris yg menjadi Panglima Tertinggi TNI saat itu. |

Beberapa orang perwira Republik,.ada yang terkenal : Pak Harto waktu masih imut, sama Ahmad Yani(paling kanan) Slamet Riyadi, lahir tahun 1927 adalah letnan kolonel termuda. Beliau gugur saat menumpas RMS di Ambon tahun 1950 dalam usia 23 tahun.
Pohon Terbesar di Dunia
Di benua Afrika ditemukan pohon terbesar di dunia, nama pohon ini adalah
Baobab. Baobab adalah pohon yang dapat berumur panjang sering disebut
Tree of Life karena pohon ini bisa berumur sampai 800 tahun, konon pohon
di foto ini sudah berumur 1500 tahun memang masih kalah dengan
perkiraan pohon Red Sherman atau General Sherman tree di California yang
mencapai 2200 tahun.
Baobab dapat menyimpan 300 liter air sekaligus dalam musim hujan, pohon ini dikeramatkan di daerah asalnya karena mengingatkan penduduk tentang nenek moyangnya.
Pohon ini juga terkenal karena salah satu Formasi Baobab di Madagaskar yang paling terkenal terpublikasi secara massal setelah menjadi kandidat The new 7 Wonder Nature Baobab Avenue, dimana formasi pohon Baobab menjulang tinggi dengan sangat indahnya.

Baobab dapat menyimpan 300 liter air sekaligus dalam musim hujan, pohon ini dikeramatkan di daerah asalnya karena mengingatkan penduduk tentang nenek moyangnya.

Pohon ini juga terkenal karena salah satu Formasi Baobab di Madagaskar yang paling terkenal terpublikasi secara massal setelah menjadi kandidat The new 7 Wonder Nature Baobab Avenue, dimana formasi pohon Baobab menjulang tinggi dengan sangat indahnya.
Rahasia Ubun Ubun Dalam Al Qur'an

Gambaran
otak manusia bagian depan yang disebut Allah dalam Al Qur’an Al Karim
dengan kata nashiyah (ubun-ubun). Al-Qur’an menyifati kata nashiyah
dengan kata kadzibah khathi’ah (berdusta lagi durhaka).
Allah berfirman, “(Yaitu) ubun-ubun yang mendustakan lagi durhaka.” (Al-‘Alaq: 16). Bagaimana mungkin ubun-ubun disebut berdusta sedangkan ia tidak berbicara? Dan bagaimana mungkin ia disebut durhaka sedangkan ia tidak berbuat salah?
Prof. Muhammad Yusuf Sakr memaparkan bahwa tugas bagian otak yang ada di ubun-ubun manusia adalah mengarahkan perilaku seseorang. “Kalau orang mau berbohong, maka keputusan diambil di frontal lobe yang bertepatan dengan dahi dan ubun-ubunnya. Begitu juga, kalau ia mau berbuat salah, maka keputusan juga terjadi di ubun-ubun.”
Kemudian ia memaparkan masalah ini menurut beberapa pakar ahli. Di antaranya adalah Prof. Keith L More yang menegaskan bahwa:
Dengan mempelajari susunan organ bagian atas dahi, maka ditemukan bahwa ia terdiri dari salah satu tulang tengkorak yang disebut frontal bone. Tugas tulang ini adalah melindungi salah satu cuping otak yang disebut frontal lobe. Di dalamnya terdapat sejumlah pusat neorotis yang berbeda dari segi tempat dan fungsinya.
Lapisan depan merupakan bagian terbesar dari frontal lobe, dan tugasnya terkait dengan pembentukan kepribadian individu. Ia dianggap sebagai pusat tertinggi di antara pusat-pusat konsentrasi, berpikir, dan memori.
Ia memainkan peran yang terstruktur bagi kedalaman sensasi individu, dan ia memiliki pengaruh dalam menentukan inisiasi dan kognisi.
Lapisan ini berada tepat di belakang dahi. Maksudnya, ia bersembunyi di dalam ubun-ubun. Dengan demikian, lapisan depan itulah yang mengarahkan sebagian tindakan manusia yang menunjukkan kepribadiannya seperti kejujuran dan kebohongan, kebenaran dan kesalahan, dan seterusnya.
Bagian inilah yang membedakan di antara sifat-sifat tersebut, dan juga memotivasi seseorang untuk bernisiatif melakukan kebaikan atau kejahatan.
Ketika Prof. Keith L Moore melansir penelitian bersama kami seputar mukjizat ilmiah dalam ubun-ubun pada semintar internasional di Kairo, ia tidak hanya berbicara tentang fungsi frontal lobe dalam otak (ubun-ubun) manusia.
Bahkan, pembicaraan merembet kepada fungsi ubun-ubun pada otak hewan dengan berbagai jenis. Ia menunjukkan beberapa gambar frontal lobe sejumlah hewan seraya menyatakan, “Penelitian komparatif terhadap anatomi manusia dan hewan menunjukkan kesamaan fungsi ubun-ubun.
Ternyata, ubun-ubun merupakan pusat kontrol dan pengarauh pada manusia, sekaligus pada hewan yang memiliki otak. Seketika itu, pernyataan Prof. Keith mengingatkan saya tentang firman Allah, “Tidak ada suatu binatang melata pun melainkan Dia-lah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus.” (Hud: 56)
Beberapa hadits Nabi SAW yang bericara tentang ubun-ubun,
seperti doa Nabi SAW, “Ya Allah:
Allah berfirman, “(Yaitu) ubun-ubun yang mendustakan lagi durhaka.” (Al-‘Alaq: 16). Bagaimana mungkin ubun-ubun disebut berdusta sedangkan ia tidak berbicara? Dan bagaimana mungkin ia disebut durhaka sedangkan ia tidak berbuat salah?
Prof. Muhammad Yusuf Sakr memaparkan bahwa tugas bagian otak yang ada di ubun-ubun manusia adalah mengarahkan perilaku seseorang. “Kalau orang mau berbohong, maka keputusan diambil di frontal lobe yang bertepatan dengan dahi dan ubun-ubunnya. Begitu juga, kalau ia mau berbuat salah, maka keputusan juga terjadi di ubun-ubun.”
Kemudian ia memaparkan masalah ini menurut beberapa pakar ahli. Di antaranya adalah Prof. Keith L More yang menegaskan bahwa:
Ubun-ubun merupakan penanggungjawab atas pertimbangan-pertimbangan tertinggi dan pengarah perilaku manusia. Sementara organ tubuh hanyalah prajurit yang melaksanakan keputusan-keputusan yang diambil di ubun-ubun.Karena itu, undang-undang di sebagian negara bagian Amerika Serikat menetapkan sanksi gembong penjahat yang merepotkan kepolisian dengan mengangkat bagian depan dari otak (ubun-ubun) karena merupakan pusat kendali dan instruksi, agar penjahat tersebut menjadi seperti anak kecil penurut yang menerima perintah dari siapa saja.
Dengan mempelajari susunan organ bagian atas dahi, maka ditemukan bahwa ia terdiri dari salah satu tulang tengkorak yang disebut frontal bone. Tugas tulang ini adalah melindungi salah satu cuping otak yang disebut frontal lobe. Di dalamnya terdapat sejumlah pusat neorotis yang berbeda dari segi tempat dan fungsinya.
Lapisan depan merupakan bagian terbesar dari frontal lobe, dan tugasnya terkait dengan pembentukan kepribadian individu. Ia dianggap sebagai pusat tertinggi di antara pusat-pusat konsentrasi, berpikir, dan memori.
Ia memainkan peran yang terstruktur bagi kedalaman sensasi individu, dan ia memiliki pengaruh dalam menentukan inisiasi dan kognisi.
Lapisan ini berada tepat di belakang dahi. Maksudnya, ia bersembunyi di dalam ubun-ubun. Dengan demikian, lapisan depan itulah yang mengarahkan sebagian tindakan manusia yang menunjukkan kepribadiannya seperti kejujuran dan kebohongan, kebenaran dan kesalahan, dan seterusnya.
Bagian inilah yang membedakan di antara sifat-sifat tersebut, dan juga memotivasi seseorang untuk bernisiatif melakukan kebaikan atau kejahatan.
Ketika Prof. Keith L Moore melansir penelitian bersama kami seputar mukjizat ilmiah dalam ubun-ubun pada semintar internasional di Kairo, ia tidak hanya berbicara tentang fungsi frontal lobe dalam otak (ubun-ubun) manusia.
Bahkan, pembicaraan merembet kepada fungsi ubun-ubun pada otak hewan dengan berbagai jenis. Ia menunjukkan beberapa gambar frontal lobe sejumlah hewan seraya menyatakan, “Penelitian komparatif terhadap anatomi manusia dan hewan menunjukkan kesamaan fungsi ubun-ubun.
Ternyata, ubun-ubun merupakan pusat kontrol dan pengarauh pada manusia, sekaligus pada hewan yang memiliki otak. Seketika itu, pernyataan Prof. Keith mengingatkan saya tentang firman Allah, “Tidak ada suatu binatang melata pun melainkan Dia-lah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus.” (Hud: 56)
Beberapa hadits Nabi SAW yang bericara tentang ubun-ubun,
seperti doa Nabi SAW, “Ya Allah:
Sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba laki-laki-Mu dan anak hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu…”Apabila kita menyandingkan makna nash-nash di atas, maka kita menyimpulkan bahwa ubun-ubun merupakan pusat kontrol dan pengendali perilaku manusia, dan juga perilaku hewan
Juga seperti doa Nabi SAW, “Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan setiap sesuatu yang Engkau pegang ubun-ubunnya…”
Juga seperti sabda Nabi SAW, “Kuda itu diikatkan kebaikan pada ubun-ubunnya hingga hari Kiamat.”
Misteri Ka'bah Yang Menggegerkan NASA

Istilah Ka’bah adalah bahasa al quran dari kata “ka’bu” yg berarti “mata kaki” atau tempat kaki berputar bergerak untuk melangkah. Ayat 5/6dalam Al-quran menjelaskan istilah itu dg “Ka’bain” yg berarti ‘dua mata kaki’ dan ayat 5/95-96 mengandung istilah ‘ka’bah’ yg artinya nyata “mata bumi” atau “sumbu bumi” atau kutub putaran utara bumi.

Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”
Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.
Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus.
Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.
Makkah Pusat Bumi
Prof. Hussain Kamel menemukan suatu fakta mengejutkan bahwa Makkah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.
Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis pada peta, dan sesudah itu ia mengamati dengan seksama posisi ketujuh benua terhadap Makkah dan jarak masing-masing. Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang.
Setelah dua tahun dari pekerjaan yang sulit dan berat itu, ia terbantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi-variasi yang berbeda, serta banyak hal lainnya. Ia kagum dengan apa yang ditemukan, bahwa Makkah merupakan pusat bumi.

Ia menyadari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Makkah sebagai titik pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada waktu yang sama, ia bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237, Agustus 1978).
Gambar-gambar Satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama ketika studi-studi lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.
Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah.
Studi ilmiah ini dilaksanakan untuk tujuan yang berbeda, bukan dimaksud untuk membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Bagaimanapun, studi ini diterbitkan di dalam banyak majalah sain di Barat.
Allah berfirman di dalam al-Qur’an al-Karim sebagai berikut:
‘Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur'an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya..’ (asy-Syura: 7)Kata ‘Ummul Qura’ berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang penting di dalam kultur Islam.
Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain, sebagaimana dijelaskan pada awal kajian ini. Selain itu, kata ‘ibu’ memberi Makkah keunggulan di atas semua kota lain.
Makkah atau Greenwich
Berdasarkan pertimbangan yang seksama bahwa Makkah berada tengah-tengah bumi sebagaimana yang dikuatkan oleh studi-studi dan gambar-gambar geologi yang dihasilkan satelit, maka benar-benar diyakini bahwa Kota Suci Makkah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade yang lalu.Ada banyak argumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa Makkah merupakan wilayah nol bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan ia tidak melewati Greenwich di Inggris. GMT dipaksakan pada dunia ketika mayoritas negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggris. Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu shalat.

Makkah adalah Pusat dari lapisan-lapisan langit
Ada beberapa ayat dan hadits nabawi yang menyiratkan fakta ini. Allah berfirman, ‘Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.’ (ar-Rahman:33)Kata aqthar adalah bentuk jamak dari kata ‘qutr’ yang berarti diameter, dan ia mengacu pada langit dan bumi yang mempunyai banyak diameter.
Dari ayat ini dan dari beberapa hadits dapat dipahami bahwa diameter lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan bumi). Jika Makkah berada di tengah-tengah bumi, maka itu berarti bahwa Makkah juga berada di tengah-tengah lapisan-lapisan langit.
Selain itu ada hadits yang mengatakan bahwa Masjidil Haram di Makkah, tempat Ka‘bah berada itu ada di tengah-tengah tujuh lapisan langit dan tujuh bumi (maksudnya tujuh lapisan pembentuk bumi)
10 Photo Yang Menggemparkan Dunia
10. Pengungsi Kosovo (Carol Guzy)

Carol
Guzy, wanita pertama yang menerima hadiah pulitzer untuk kategori news
photography, menerima pulitzer terbaru pada tahun 2000 untuk sentuhan
foto-foto para pengungsi kosovo.
Gambar diatas menggambarkan agim shala, anak dua tahun, yang melewati pagar dibuat dengan kawat berduri untuk keluarganya. Ribuan pengungsi kosovo berkumpul kembali dan berkemah di kukes, albania.
Gambar diatas menggambarkan agim shala, anak dua tahun, yang melewati pagar dibuat dengan kawat berduri untuk keluarganya. Ribuan pengungsi kosovo berkumpul kembali dan berkemah di kukes, albania.
9. War Underfoot (Carolyn Cole)

Los
Angeles times, fotografer carolyn cole mengambil foto mengerikan ini
selama bertugas di liberia. Ini menunjukkan efek menghancurkan dari
perang saudara liberia.
Selongsong peluru seluruhnya menutupi jalan di monrovia. Ibukota liberia adalah wilayah terkena dampak paling parah, karena itu adalah tempat pertempuran berat antara tentara pemerintah dan pasukan pemberontak.
Selongsong peluru seluruhnya menutupi jalan di monrovia. Ibukota liberia adalah wilayah terkena dampak paling parah, karena itu adalah tempat pertempuran berat antara tentara pemerintah dan pasukan pemberontak.
8. Pembunuhan Massal di Thailand (Neil Ulevich)

Pembantaian
universitas thammasat terjadi pada tanggal 6 oktober 1976. Ini adalah
serangan kekerasan pada siswa yang berdemonstrasi menentang field
marshall thanom kittikachorn.
F.M.T kittikachorn adalah seorang diktator yang berencana kembali ke thailand. Kembalinya diktator militer dari pengasingan memicu protes sangat keras. Demonstran dan mahasiswa dipukuli, dimutilasi, ditembak, digantung dan dibakar sampai mati.
F.M.T kittikachorn adalah seorang diktator yang berencana kembali ke thailand. Kembalinya diktator militer dari pengasingan memicu protes sangat keras. Demonstran dan mahasiswa dipukuli, dimutilasi, ditembak, digantung dan dibakar sampai mati.
7. After The Storm (Patrick Farrell)

Miami
herald fotografer, patrick farrell menangkap gambar mengerikan dari
korban haiti tahun 2008. Farrell mendokumentasikan tragedi haiti dengan
mengesankan hitam-putih . Subjek "after the storm" adalah seorang anak
yang mencoba untuk menyimpan kereta dorong setelah badai tropis hanna
melanda haiti.
6. The Power of One (Oded Balilty)

Pada
tahun 2006, pemerintah israel memerintahkan evakuasi pos-pos ilegal,
seperti amona. Balilty oded, seorang fotografer israel untuk associated
press, hadir ketika evakuasi berubah menjadi bentrokan kekerasan dan
belum pernah terjadi sebelumnya antara pemukim dan polisi. Gambar
menunjukkan perempuan pemberani memberontak melawan otoritas.
5. World Trade Center 9/11 (Steve Ludlum)

Kekuatan
foto steve ludlum sangat mencengangkan, dan deskripsi ditulis hanya
cenderung untuk mencairkan dampak. Konsekuensi dari kedua pesawat
menabrak wtc new york yang menghancurkan: Bola api meletus dan asap
mengepul dari gedung pencakar langit mengantisipasi runtuhnya menara dan
awan debu mengerikan.
4. After The Tsunami (Arko Datta)

Salah
satu foto yang paling representatif dan mencolok setelah tsunami
samudra hindia diambil oleh fotografer reuters arko datta di tamil nadu.
Ia memenangkan kompetisi world press photo tahun 2004.
Kathy ryan, anggota juri dan editor gambar dari the new york times magazine, ditandai datta citra sebagai "gambar grafis, sejarah dan starkly emosional."
"After The Tsunami" menggambarkan seorang wanita india berbaring di pasir dengan tangan terulur, berkabung anggota keluarganya yang mati. Kerabatnya dibunuh oleh salah satu bencana alam paling mematikan yang pernah kita lihat: Tsunami samudera hindia.
Kathy ryan, anggota juri dan editor gambar dari the new york times magazine, ditandai datta citra sebagai "gambar grafis, sejarah dan starkly emosional."
"After The Tsunami" menggambarkan seorang wanita india berbaring di pasir dengan tangan terulur, berkabung anggota keluarganya yang mati. Kerabatnya dibunuh oleh salah satu bencana alam paling mematikan yang pernah kita lihat: Tsunami samudera hindia.
3. Bhopal Gas Tragedy 1984 (Pablo Bartholomew)

Pablo
bartholomew adalah wartawan foto terkenal india yang menangkap tragedi
bhopal gas ke dalam lensa nya. Dua puluh enam tahun telah berlalu sejak
bencana industri terburuk india terluka 558.125 orang dan membunuh
sebanyak 15.000.
Karena standar keselamatan dan prosedur perawatan telah diabaikan di union carbide india limited (ucil) tanaman pestisida di bhopal, kebocoran gas metil isosianat dan bahan kimia lainnya memicu bencana lingkungan dan manusia.
Photographer pablo bartolomeus bergegas untuk mendokumentasikan bencana. Dia menemukan seorang pria yang mengubur anak. Adegan ini difoto oleh pablo bartolomeus dan raghu rai, lain wartawan foto terkenal india. "ungkapan ini begitu bergerak dan begitu kuat untuk menceritakan kisah seluruh tragedi", kata raghu rai.
Karena standar keselamatan dan prosedur perawatan telah diabaikan di union carbide india limited (ucil) tanaman pestisida di bhopal, kebocoran gas metil isosianat dan bahan kimia lainnya memicu bencana lingkungan dan manusia.
Photographer pablo bartolomeus bergegas untuk mendokumentasikan bencana. Dia menemukan seorang pria yang mengubur anak. Adegan ini difoto oleh pablo bartolomeus dan raghu rai, lain wartawan foto terkenal india. "ungkapan ini begitu bergerak dan begitu kuat untuk menceritakan kisah seluruh tragedi", kata raghu rai.
2. Operation Lion Heart (Deanne Fitzmaurice)

Pemenang
hadiah penghargaan pulitzer wartawan foto deanne fitzmaurice
memenangkan penghargaan yang sangat dihormati pada tahun 2005 untuk esai
fotografi "operation lion heart."
"operasi lion heart" adalah kisah seorang anak irak 9 tahun yang sedang terluka parah oleh ledakan pada salah satu dari kebanyakan konflik kekerasan sejarah modern - perang irak. Anak itu dibawa ke sebuah rumah sakit di oakland, ca. Dimana ia harus menjalani puluhan operasi hidup dan mati. Keberanian dan keengganan untuk mati memberinya julukan: Saleh khalaf, "lion heart".
"operasi lion heart" adalah kisah seorang anak irak 9 tahun yang sedang terluka parah oleh ledakan pada salah satu dari kebanyakan konflik kekerasan sejarah modern - perang irak. Anak itu dibawa ke sebuah rumah sakit di oakland, ca. Dimana ia harus menjalani puluhan operasi hidup dan mati. Keberanian dan keengganan untuk mati memberinya julukan: Saleh khalaf, "lion heart".
1. Tragedy of Omayra Sanchez (Frank Fourier)

frank
fournier menangkap gambar tragis omayra sanchez terperangkap dalam
lumpur dan reruntuhan bangunan. Letusan dari gunung berapi nevado del
ruiz di kolombia 1985 memicu tanah longsor yang besar. Hal ini
menghancurkan kota dan membunuh 25.000 orang.
Setelah 3 hari berjuang, omayra meninggal akibat hipotermia dan gangren. Kematian tragis nya menonjolkan kegagalan pejabat untuk merespon dengan cepat dan menyelamatkan korban bencana terburuk kolombia yang pernah alami. Frank fournier mengambil foto ini lama sebelum omayra meninggal.
Kematian dan penderitaan wanita itu diikuti langsung di televisi oleh ratusan juta orang di seluruh dunia dan mulai kontroversi besar. Semoga jiwanya beristirahat dengan tenang.
Setelah 3 hari berjuang, omayra meninggal akibat hipotermia dan gangren. Kematian tragis nya menonjolkan kegagalan pejabat untuk merespon dengan cepat dan menyelamatkan korban bencana terburuk kolombia yang pernah alami. Frank fournier mengambil foto ini lama sebelum omayra meninggal.
Kematian dan penderitaan wanita itu diikuti langsung di televisi oleh ratusan juta orang di seluruh dunia dan mulai kontroversi besar. Semoga jiwanya beristirahat dengan tenang.
Penemuan 70 Buku Logam Injil, Mungkinkah Menjadi Penemuan Terbesar Dunia Sejak Gulungan Laut Mati?

Tujuh
puluh buku logam yang ditemukan di gua di Yordania dapat mengubah
pandangan tentang sejarah Injil, mungkinkah ini yang terbesar sejak
Gulungan Laut Mati?
Bagi ilmuwan kepercayaan dan sejarah, penemuan ini adalah harta karun yang tidak ternilai harganya. Koleksi kuno ini terdiri dari 70 buku kecil, halaman depannya diikat dengan kawat, dan dapat mengungkap rahasia permulaan Kristen.
Bagi ilmuwan kepercayaan dan sejarah, penemuan ini adalah harta karun yang tidak ternilai harganya. Koleksi kuno ini terdiri dari 70 buku kecil, halaman depannya diikat dengan kawat, dan dapat mengungkap rahasia permulaan Kristen.

Para akademisi membagi ihwal keasliannya, tetapi jika benar, temuan tersebut dapat dijadikan sebagai poros seperti penemuan Gulungan laut Mati 1947.
Pada halaman-halaman yang tak lebih besar dari kartu kredit itu, ada gambar, simbol, dan kata-kata yang tampak mengacu ke Messiah, bahkan mungkin, Penyaliban dan Kebangkitan
Beberapa buku direkat, menggugah para akademisi berspekulasi bahwa buku tersebut benar-benar koleksi naskah kuno yang hilang seperti disebut dalam Kitab Injil (Bible’s Book Of Revelation).

Buku-buku
itu ditemukan lima tahun lalu di sebuah gua terpencil di Jordania
tempat para pengungsi Kristen melarikan diri setelah kejatuhan Jerusalem
pada tahun 70 Masehi. Dokumen penting dari periode yang sama telah
ditemukan juga di daerah tersebut.
Uji metalurgi awal menunjukkan bahwa beberapa buku bertarikh abad pertama Masehi. Perkiraan ini didasarkan pada bentuk korosi yang terjadi, para pakar percaya tidak mungkin itu buatan.
Jika pertanggalan tersebut benar, buku-buku itu akan jadi dokumen Kristen paling awal yang mendahului tulisan Santo Paulus.
Prospek bahwa buku-buku tersebut berisi risalah kontemporer tahun-tahun terakhir kehidupan Yesus telah menggairahkan para ilmuwan walaupun hasrat besar mereka teredupkan oleh fakta yang para ahli pernah dibodohi poleh penipu yang canggih.
Uji metalurgi awal menunjukkan bahwa beberapa buku bertarikh abad pertama Masehi. Perkiraan ini didasarkan pada bentuk korosi yang terjadi, para pakar percaya tidak mungkin itu buatan.
Jika pertanggalan tersebut benar, buku-buku itu akan jadi dokumen Kristen paling awal yang mendahului tulisan Santo Paulus.
Prospek bahwa buku-buku tersebut berisi risalah kontemporer tahun-tahun terakhir kehidupan Yesus telah menggairahkan para ilmuwan walaupun hasrat besar mereka teredupkan oleh fakta yang para ahli pernah dibodohi poleh penipu yang canggih.

"Ada
dinding-dinding yang dilukiskan pada halaman lain dari buku ini juga
dan mereka hampir benar-benar mengacu ke Yerussalem. Ada penyaliban
Kristen yang terjadi di luar dinding kota."
Tetapi lelaki yang memegang buku menyangkal tuduhan dan mengkaim buku-buku tersebut ada dalam keluarga selama 100 tahun.
Dr margaret Barker, mantan presiden Masyarakat Kajian Perjanjian Lama, menyatakan,
Profesor Davies mengungkapkan :
Tetapi lelaki yang memegang buku menyangkal tuduhan dan mengkaim buku-buku tersebut ada dalam keluarga selama 100 tahun.
Dr margaret Barker, mantan presiden Masyarakat Kajian Perjanjian Lama, menyatakan,
“Buku Wahyu menyatakan buku yang terekat tersebut hanya dapat dibuka oleh Messiah. Teks-teks lain dari periode tersebut mengungkapkan buku-buku kebijaksanaan yang disegel dari sebuah tradisi rahasia yang dilalui Yesus kepada murid-muridnya. Inilah konteks untuk penemuan ini.”
Profesor Davies mengungkapkan :
“Kemungkinan muasal Yahudi-Kristen benar-benar disuguhkan oleh gambaran itu, jika begitu, naskah-naskah ini kemungkinan besar memberikan cahaya dramatik untuk pemahaman kita yang sangat berarti walaupiun hanya pemahaman kecil periode sejarah.”Elkington, yang memimpin upaya Inggris mengembalikan buku-buku tersebut ke Yordania, menyatakan bahwa penemuan ini penting dilihat dari koleksi yang ditemukan secara lengkap dan diamankan dalam lingkungan yang paling memungkinkan, baik keuntungan pemiliknya maupun masyarakat internasional yang tertarik.
Petualangan Kapal SS Jesmond dan Penemuan Atlantis yang Muncul Dari Dalam Laut

Tidak
ada yang tahu dimana letak benua Atlantis yang sebenarnya. Benua
misterius yang disinggung oleh Plato ini memang tenggelam karena gempa
dan saat ini dipercaya berada di dasar laut.
Namun, pada tahun 1882, sebuah kapal dagang bernama SS Jesmond menemukan sebuah pulau yang sepertinya baru saja muncul dari dasar laut. Pulau itu dipercaya merupakan sisa-sisa peradaban Atlantis karena artefak-artefak yang ditemukan di atasnya.
Menurut legenda, pada tanggal 1 Maret 1882, kapal dagang Inggris seberat 1495 ton bernama SS Jesmond yang mengangkut buah-buah kering sedang dalam pelayaran rutinnya melintasi Samudera Atlantik.
Kapal ini berangkat dari Messina, Sisilia, dengan tujuan New Orleans. Seharusnya pelayaran ini hanya menjadi pelayaran rutin bagi para awak, termasuk sang kapten kapal, David Amory Robson.
Namun, pada tahun 1882, sebuah kapal dagang bernama SS Jesmond menemukan sebuah pulau yang sepertinya baru saja muncul dari dasar laut. Pulau itu dipercaya merupakan sisa-sisa peradaban Atlantis karena artefak-artefak yang ditemukan di atasnya.
Menurut legenda, pada tanggal 1 Maret 1882, kapal dagang Inggris seberat 1495 ton bernama SS Jesmond yang mengangkut buah-buah kering sedang dalam pelayaran rutinnya melintasi Samudera Atlantik.
Kapal ini berangkat dari Messina, Sisilia, dengan tujuan New Orleans. Seharusnya pelayaran ini hanya menjadi pelayaran rutin bagi para awak, termasuk sang kapten kapal, David Amory Robson.

Pada
saat itu, mereka baru saja melewati selat Gibraltar dan berada sekitar
200 mil sebelah barat Madeira dan di sebelah selatan Azores, kurang
lebih pada jarak yang sama.
Kemana pun mereka melemparkan pandangan, hanya samudera yang terlihat. Namun, tidak berapa lama kemudian, mereka melihat sesuatu yang lain di permukaan air.
Tidak seperti biasanya, hari itu lumpur tebal terlihat menutupi permukaan air. Bukan itu saja, kapten Robson juga melihat ikan-ikan mati yang diperkirakan berjumlah setengah juta ton tersebar di area seluas 7.500 mil persegi.
Robson mengira sesuatu sedang terjadi di dalam perairan, tetapi ia tidak bisa memastikannya. Ia memerintahkan sang juru mudi untuk terus menjalankan kapal, melewati jutaan ikan-ikan mati dan lumpur yang tebal.
Keesokan paginya, sesuatu yang aneh terlihat. SS Jesmond, yang saat itu masih berlayar sesuai dengan arah yang telah ditentukan, menemukan sebuah pulau misterius terbentang di hadapannya.
Kapten Robson menyadari kalau pulau ini mungkin baru saja muncul dari dalam laut. Ia sudah biasa melewati jalur ini dan tidak pernah melihatnya sebelumnya. Lagipula, petanya menunjukkan kalau wilayah ini tidak memiliki daratan sama sekali.
Pulau itu berukuran besar, sekitar 30 mil dari utara ke selatan. Di atas pulau tersebut, terlihat adanya sebuah gunung yang mengeluarkan asap.
Pada saat itu, Kapten Robson menerima berita dari stasiun pemantau di Azores dan Canary yang melaporkan adanya letusan kecil gunung api bawah laut.
Sekarang Robson yakin kalau aktivitas gunung itu telah menyebabkan kematian jutaan ikan dan munculnya lumpur misterius di atas permukaan laut. Karena itu ia berpikir kalau kemunculan pulau misterius di hadapannya mungkin juga dikarenakan aktivitas gunung berapi itu.
Rasa ingin tahu Robson mulai bangkit. Lalu ia memimpin sebuah tim kecil untuk menyelidiki pulau itu.
Ketika ia menginjakkan kaki di pulau itu, ia menemukan kalau tempat itu didominasi oleh basalt hitam dan sedimen tanah yang terbentuk dengan baik.
Di atasnya juga terlihat banyak ikan mati, sama seperti di perairan yang mereka jumpai sebelumnya. Permukaan pulau itu kosong, tidak terdapat tanaman ataupun pantai yang berpasir. Selain itu, banyak terdapat celah-celah alami yang mengeluarkan uap secara konstan.
Tidak berapa lama kemudian, tanpa sengaja seorang awak kapal menemukan sebuah benda yang setelah diperhatikan dengan teliti ternyata sebuah mata anak panah.
Kemana pun mereka melemparkan pandangan, hanya samudera yang terlihat. Namun, tidak berapa lama kemudian, mereka melihat sesuatu yang lain di permukaan air.
Tidak seperti biasanya, hari itu lumpur tebal terlihat menutupi permukaan air. Bukan itu saja, kapten Robson juga melihat ikan-ikan mati yang diperkirakan berjumlah setengah juta ton tersebar di area seluas 7.500 mil persegi.
Robson mengira sesuatu sedang terjadi di dalam perairan, tetapi ia tidak bisa memastikannya. Ia memerintahkan sang juru mudi untuk terus menjalankan kapal, melewati jutaan ikan-ikan mati dan lumpur yang tebal.
Keesokan paginya, sesuatu yang aneh terlihat. SS Jesmond, yang saat itu masih berlayar sesuai dengan arah yang telah ditentukan, menemukan sebuah pulau misterius terbentang di hadapannya.
Kapten Robson menyadari kalau pulau ini mungkin baru saja muncul dari dalam laut. Ia sudah biasa melewati jalur ini dan tidak pernah melihatnya sebelumnya. Lagipula, petanya menunjukkan kalau wilayah ini tidak memiliki daratan sama sekali.
Pulau itu berukuran besar, sekitar 30 mil dari utara ke selatan. Di atas pulau tersebut, terlihat adanya sebuah gunung yang mengeluarkan asap.
Pada saat itu, Kapten Robson menerima berita dari stasiun pemantau di Azores dan Canary yang melaporkan adanya letusan kecil gunung api bawah laut.
Sekarang Robson yakin kalau aktivitas gunung itu telah menyebabkan kematian jutaan ikan dan munculnya lumpur misterius di atas permukaan laut. Karena itu ia berpikir kalau kemunculan pulau misterius di hadapannya mungkin juga dikarenakan aktivitas gunung berapi itu.
Rasa ingin tahu Robson mulai bangkit. Lalu ia memimpin sebuah tim kecil untuk menyelidiki pulau itu.
Ketika ia menginjakkan kaki di pulau itu, ia menemukan kalau tempat itu didominasi oleh basalt hitam dan sedimen tanah yang terbentuk dengan baik.
Di atasnya juga terlihat banyak ikan mati, sama seperti di perairan yang mereka jumpai sebelumnya. Permukaan pulau itu kosong, tidak terdapat tanaman ataupun pantai yang berpasir. Selain itu, banyak terdapat celah-celah alami yang mengeluarkan uap secara konstan.
Tidak berapa lama kemudian, tanpa sengaja seorang awak kapal menemukan sebuah benda yang setelah diperhatikan dengan teliti ternyata sebuah mata anak panah.
Sekarang mereka menjadi lebih antusias
Lalu mereka mulai
menggali secara acak dengan semangat hingga kembali menemukan sejumlah
mata anak panah bersama dengan pisau-pisau kecil.
Robson segera kembali ke kapal dan mengambil peralatan yang lebih lengkap. Kali ini ia juga membawa 15 orang sukarelawan. Menjelang malam, mereka telah menemukan artefak-artefak lain yang sangat di luar dugaan.
Mereka menemukan sebuah patung wanita yang dipenuhi oleh lumut. Patung itu diukir pada satu sisi batu dan ukurannya sedikit lebih besar dibanding manusia pada umumnya.
Lebih jauh ke tengah pulau, mereka menemukan dua buah dinding batu. Di dekatnya, mereka menemukan sebuah pedang yang terbuat dari logam berwarna kuning yang tidak diketahui jenisnya.
Mereka juga menemukan mata tombak, mata kapak, cincin-cincin logam dan keramik-keramik berbentuk burung dan hewan-hewan lain.
Lalu, mereka juga menemukan dua buah toples tanah liat besar yang didalamnya berisi sisa-sisa tulang dengan tengkorak manusia. Yang cukup luar biasa adalah penemuan sebuah sarkofagus dengan mumi di dalamnya.
Robson menyadari kalau mereka telah menemukan sisa-sisa peradaban masa lampau. Dan ini cukup luar biasa karena pulau itu sepertinya baru muncul dari dalam laut.
Ia ingin terus melanjutkan pancarian, namun cuaca mulai tidak mendukung sehingga ia memutuskan untuk kembali ke kapal dengan membawa semua artefak yang ditemukannya. Namun, ia berniat untuk kembali lagi. Jadi ia menandai posisi pulau tersebut di catatannya, yaitu 31° 25′ N, 28° 40′ W.
Robson segera kembali ke kapal dan mengambil peralatan yang lebih lengkap. Kali ini ia juga membawa 15 orang sukarelawan. Menjelang malam, mereka telah menemukan artefak-artefak lain yang sangat di luar dugaan.
Mereka menemukan sebuah patung wanita yang dipenuhi oleh lumut. Patung itu diukir pada satu sisi batu dan ukurannya sedikit lebih besar dibanding manusia pada umumnya.
Lebih jauh ke tengah pulau, mereka menemukan dua buah dinding batu. Di dekatnya, mereka menemukan sebuah pedang yang terbuat dari logam berwarna kuning yang tidak diketahui jenisnya.
Mereka juga menemukan mata tombak, mata kapak, cincin-cincin logam dan keramik-keramik berbentuk burung dan hewan-hewan lain.
Lalu, mereka juga menemukan dua buah toples tanah liat besar yang didalamnya berisi sisa-sisa tulang dengan tengkorak manusia. Yang cukup luar biasa adalah penemuan sebuah sarkofagus dengan mumi di dalamnya.
Robson menyadari kalau mereka telah menemukan sisa-sisa peradaban masa lampau. Dan ini cukup luar biasa karena pulau itu sepertinya baru muncul dari dalam laut.
Ia ingin terus melanjutkan pancarian, namun cuaca mulai tidak mendukung sehingga ia memutuskan untuk kembali ke kapal dengan membawa semua artefak yang ditemukannya. Namun, ia berniat untuk kembali lagi. Jadi ia menandai posisi pulau tersebut di catatannya, yaitu 31° 25′ N, 28° 40′ W.
Ia memerintahkan untuk mengangkat jangkar dan melanjutkan perjalanan. SS Jesmond tiba di New Orleans pada tanggal 31 Maret.
Setelah tiba di New Orleans, penemuan pulau dan artefak-artefak misterius tersebut mulai terdengar oleh media. Lalu, sebuah koran lokal memberitakannya hingga kemudian menyebar ke seluruh negara.
Wartawan dari harian New Orleans Times Picayune yang mewawancari Robson menulis kalau ia telah diperlihatkan artefak-artefak yang ditemukan dan tidak merasa kalau benda-benda itu palsu.
Wartawan itu juga mengatakan kalau kapten Robson berniat menyumbangkan semua artefak tersebut kepada museum Inggris.
Setelah tiba di New Orleans, penemuan pulau dan artefak-artefak misterius tersebut mulai terdengar oleh media. Lalu, sebuah koran lokal memberitakannya hingga kemudian menyebar ke seluruh negara.
Wartawan dari harian New Orleans Times Picayune yang mewawancari Robson menulis kalau ia telah diperlihatkan artefak-artefak yang ditemukan dan tidak merasa kalau benda-benda itu palsu.
Wartawan itu juga mengatakan kalau kapten Robson berniat menyumbangkan semua artefak tersebut kepada museum Inggris.
Mulai Saat Itulah Misteri Dimulai
Pada tanggal 19 Mei, Robson
diketahui kembali ke Inggris tanpa membawa penemuannya. Sejak itu pula,
keberadaan artefak-artefak tersebut tidak diketahui lagi.
Pada tahun 1940, kantor perusahaan pengapalan yang menaungi SS Jesmond, yaitu Watts, Watts and Company di Inggris, mengalami pengeboman oleh pasukan Jerman sehingga catatan perjalanan kapal SS Jesmond ikut hancur bersamanya.
Jadi, para peneliti yang kemudian mencoba untuk menyelidiki klaim Robson tidak bisa menemukan apa-apa lagi. Selain itu, juga tidak ditemukan adanya catatan donasi dari Robson kepada museum Inggris.
Apa yang terjadi sebenarnya? Apakah kisah penemuan itu hanya rekayasa Robson?
Lawrence Hill yang pernah meneliti mengenai misteri ini cukup percaya dengan kisah Robson. Ia punya teori mengapa artefak tersebut tidak pernah terlihat lagi.
Menurutnya, nama logam kuning pada pedang yang ditemukan oleh Robson adalah Tumbaga, yaitu logam campuran yang terdiri dari 80% emas dan 20% tembaga.
Logam jenis ini disebut Plato sebagai Orichalum yang menurutnya banyak terdapat di Atlantis. Hill juga menyebutkan kalau Robson telah melebur pedang tersebut untuk mengambil emasnya.
Ada kemungkinan kalau Robson telah mengurungkan niatnya untuk menyumbangkan penemuannya tersebut. Karena itu artefak-artefak tersebut tidak dapat ditemukan kembali.
Selain itu, pulau misterius yang dilihat oleh Kapten Robson sepertinya juga dilihat oleh Kapten James Newdick, kapten kapal The Westbourne.
Saat itu, Kapten Newdick sedang berlayar dari Marseilles menuju New York. Namun, ia mencatat posisi pulau tersebut pada 5º 30′ N, 24º W, tidak terlalu jauh dari lokasi sebelumnya. Ini mengindikasikan kalau pulau itu mengapung atau memang ada dua pulau berbeda yang baru muncul dari dalam laut.
Lalu, peneguhan yang lain datang dari para awak kapal lain yang kurang lebih pada waktu yang sama berlayar melewati wilayah itu. Mereka juga melihat ikan-ikan mati di atas lautan. Kesaksian mereka mengenai ikan-ikan mati itu juga diberitakan di harian-harian lokal.
Jadi, ada beberapa aspek dari kesaksian Robson yang bisa dikonfirmasi.
Mengenai munculnya sebuah pulau dari dalam laut, itu pun bukan sesuatu yang aneh. Peristiwa geologi semacam ini sesungguhnya telah terobservasi beberapa kali.
Misalnya, belum lama ini, sebuah pulau tiba-tiba muncul dari dalam laut di lepas pantai Pakistan. Para nelayan setempat melaporkan peristiwa ini pada tanggal 26 November 2010.
Di bawah ini adalah foto-foto satelit dari earthobservatory.nasa.gov yang menunjukkan sebelum dan sesudah kemunculan pulau tersebut.
Pada tahun 1940, kantor perusahaan pengapalan yang menaungi SS Jesmond, yaitu Watts, Watts and Company di Inggris, mengalami pengeboman oleh pasukan Jerman sehingga catatan perjalanan kapal SS Jesmond ikut hancur bersamanya.
Jadi, para peneliti yang kemudian mencoba untuk menyelidiki klaim Robson tidak bisa menemukan apa-apa lagi. Selain itu, juga tidak ditemukan adanya catatan donasi dari Robson kepada museum Inggris.
Apa yang terjadi sebenarnya? Apakah kisah penemuan itu hanya rekayasa Robson?
Lawrence Hill yang pernah meneliti mengenai misteri ini cukup percaya dengan kisah Robson. Ia punya teori mengapa artefak tersebut tidak pernah terlihat lagi.
Menurutnya, nama logam kuning pada pedang yang ditemukan oleh Robson adalah Tumbaga, yaitu logam campuran yang terdiri dari 80% emas dan 20% tembaga.
Logam jenis ini disebut Plato sebagai Orichalum yang menurutnya banyak terdapat di Atlantis. Hill juga menyebutkan kalau Robson telah melebur pedang tersebut untuk mengambil emasnya.
Ada kemungkinan kalau Robson telah mengurungkan niatnya untuk menyumbangkan penemuannya tersebut. Karena itu artefak-artefak tersebut tidak dapat ditemukan kembali.
Selain itu, pulau misterius yang dilihat oleh Kapten Robson sepertinya juga dilihat oleh Kapten James Newdick, kapten kapal The Westbourne.
Saat itu, Kapten Newdick sedang berlayar dari Marseilles menuju New York. Namun, ia mencatat posisi pulau tersebut pada 5º 30′ N, 24º W, tidak terlalu jauh dari lokasi sebelumnya. Ini mengindikasikan kalau pulau itu mengapung atau memang ada dua pulau berbeda yang baru muncul dari dalam laut.
Lalu, peneguhan yang lain datang dari para awak kapal lain yang kurang lebih pada waktu yang sama berlayar melewati wilayah itu. Mereka juga melihat ikan-ikan mati di atas lautan. Kesaksian mereka mengenai ikan-ikan mati itu juga diberitakan di harian-harian lokal.
Jadi, ada beberapa aspek dari kesaksian Robson yang bisa dikonfirmasi.
Mengenai munculnya sebuah pulau dari dalam laut, itu pun bukan sesuatu yang aneh. Peristiwa geologi semacam ini sesungguhnya telah terobservasi beberapa kali.
Misalnya, belum lama ini, sebuah pulau tiba-tiba muncul dari dalam laut di lepas pantai Pakistan. Para nelayan setempat melaporkan peristiwa ini pada tanggal 26 November 2010.
Di bawah ini adalah foto-foto satelit dari earthobservatory.nasa.gov yang menunjukkan sebelum dan sesudah kemunculan pulau tersebut.


Di
bawah ini adalah screenshot dari permukaan pulau yang diambil oleh para
nelayan Pakistan yang sempat mampir ke pulau tersebut.

Menurut NASA, pulau semacam ini memang biasa muncul dan kemudian segera menghilang karena tertelan ombak.
Jadi, kesaksian Kapten Robson mengenai perjumpaannya dengan pulau yang muncul dari dalam laut juga bukan sesuatu yang mustahil.
Namun, apakah benar dia telah menemukan sisa-sisa peradaban manusia di dalamnya? Soal ini memang tidak bisa dikonfirmasi oleh bukti lain selain kesaksian Robson dan wartawan yang mewawancarainya.
Klaim mengenai Atlantis sendiri datang dari Plato dalam bukunya Timaeus dan Critias.
Jadi, kesaksian Kapten Robson mengenai perjumpaannya dengan pulau yang muncul dari dalam laut juga bukan sesuatu yang mustahil.
Namun, apakah benar dia telah menemukan sisa-sisa peradaban manusia di dalamnya? Soal ini memang tidak bisa dikonfirmasi oleh bukti lain selain kesaksian Robson dan wartawan yang mewawancarainya.
Klaim mengenai Atlantis sendiri datang dari Plato dalam bukunya Timaeus dan Critias.

Jika
Atlantis benar-benar ada dan bukan hanya karangan Plato, maka lokasi
yang paling mungkin memang tempat dimana SS Jesmond melihat pulau
misterius tersebut. Menurut Plato, Atlantis terletak di seberang
Pilar-Pilar Herkules yang merupakan sebutan kuno untuk Selat Gibraltar.
Jika pulau yang dilihat Robson memang bagian dari peradaban Atlantis, mungkinkah suatu hari ia kembali muncul dan menjawab seluruh keraguan kita
Jika pulau yang dilihat Robson memang bagian dari peradaban Atlantis, mungkinkah suatu hari ia kembali muncul dan menjawab seluruh keraguan kita
Subscribe to:
Posts (Atom)



































